-->

Ads (728x90)

Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan Saiful Hidayat sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031.


Oleh: Ismanto Panjaitan

Jakarta, PERISTIWA NUSANTARA - Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan jajaran kepemimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan untuk periode masa jabatan 2026–2031. Langkah strategis ini bertujuan memandirikan rakyat melalui perlindungan risiko kerja yang lebih komprehensif. Pelantikan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Rabu (25/02/2026). Fokus utama kepemimpinan baru ini adalah memperluas cakupan jaminan sosial bagi pekerja informal.

Muhaimin menegaskan bahwa jaminan sosial merupakan instrumen krusial dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Negara harus memampukan rakyat agar hidup produktif serta bermartabat melalui kemandirian yang berkelanjutan. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18/P Tahun 2026, Saiful Hidayat resmi menjabat sebagai Direktur Utama. Ia menggantikan Pramudya Iriawan Buntoro yang telah mengakhiri masa tugasnya.

Saiful memperkenalkan arah strategis lima tahun ke depan melalui pendekatan "3C" yaitu Coverage, Care, dan Credibility. Prioritas pertama difokuskan pada perluasan kepesertaan bagi sektor informal, UMKM, hingga pekerja migran. “Kami ingin memastikan coverage pada pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, dan pekerja migran dapat tercakup, karena saat ini masih banyak yang bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Prioritas kedua menekankan pada penguatan kualitas layanan berbasis inovasi digital dan transformasi sistem yang transparan. Strategi ini bertujuan menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga pekerja. “Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya administratif, tetapi benar-benar terasa sebagai wujud kehadiran negara bagi pekerja dan keluarganya”, imbuhnya.

Selanjutnya, aspek kredibilitas menjadi fondasi institusi melalui pengelolaan dana investasi yang sehat, akuntabel, serta profesional. Akurasi data dan integrasi sistem akan terus ditingkatkan guna memperkuat kepercayaan publik dan pemangku kepentingan. “Kami akan meningkatkan kredibilitas atas data, proses, complience dan tentunya strategic collaboration dengan para stakeholder, harapannya dapat meningkatkan trust dari pemerintah, pemberi kerja, maupun dari masyarakat,” jelas Saiful.

Dalam menjalankan mandat tersebut, Saiful didampingi jajaran direksi yang membidangi perencanaan, pelayanan, hingga pengembangan investasi. Selain itu, Dedi Hardianto ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas bersama enam anggota dari berbagai unsur. Penataan kepemimpinan ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola institusi yang semakin solid dan terpercaya.

Menanggapi perubahan ini, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai, Syarifah Wan Fatimah, menyatakan kesiapan penuh di daerah. Ia berkomitmen mengimplementasikan visi direksi baru guna memastikan perlindungan optimal bagi pekerja di Binjai. “Kami akan selalu mendukung penuh kebijakan Direksi baru melalui pendekatan 3C, dengan tujuan jelas dengan harapan semakin banyak pekerja yang terlindungi dengan manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” tutup Syarifah.

Posting Komentar