-->

Ads (728x90)

Dibayangi Ancaman Serangan AS, Garda Revolusi Iran Gelar Latihan Perang
Pasukan Garda Revolusi Iran (Foto: dok. AFP)

Editor By : Ismanto

JAKARTA, Peristiwanusantara.com  - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sedang melakukan latihan perang di pantai selatan negara itu di Teluk Persia. Latihan militer ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat yang telah mengancam akan menyerang Iran.

"Latihan gabungan 1404 (2026) Pasukan Darat IRGC telah dimulai," lapor televisi pemerintah Iran, merujuk pada tahun ini dalam kalender Iran dan Gregorian.

Latihan perang tersebut berfokus di wilayah pantai selatan, tetapi latihan serupa juga terjadi di bagian lain wilayah Iran, tambah laporan itu pada hari Selasa (24/2) waktu setempat.

Latihan tersebut melibatkan drone, kapal, kendaraan amfibi, rudal darat-ke-laut dan roket, serta artileri, kata televisi pemerintah.

"Langkah-langkah yang sangat baik telah dirancang di berbagai sektor, termasuk rudal, artileri, drone, pasukan khusus, kendaraan lapis baja, dan kendaraan pengangkut personel lapis baja," kata Mohammad Karami, komandan pasukan darat IRGC, kepada televisi pemerintah.

Ia mengatakan latihan militer tersebut dilakukan "berdasarkan ancaman yang ada," tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Latihan militer ini dilakukan setelah Washington dan Teheran menyelesaikan dua putaran pembicaraan yang dimediasi Oman, yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan tentang program nuklir Iran. Pembicaraan lebih lanjut dijadwalkan pada hari Kamis (26/2) besok.

Washington telah berulang kali menyerukan agar Iran menghentikan pengayaan uranium, tetapi juga berupaya untuk mengekang program rudal balistiknya dan dukungannya terhadap kelompok-kelompok militan di kawasan tersebut. Tuntutan-tuntutan ini telah berulang kali ditolak Iran.

Negara-negara Barat menuduh Republik Islam itu berupaya memperoleh senjata nuklir. Teheran membantah memiliki ambisi militer semacam itu, tetapi bersikeras pada haknya atas teknologi nuklir untuk tujuan sipil.

Presiden AS Donald Trump, yang telah meningkatkan tekanan pada Iran untuk mencapai kesepakatan, telah mengerahkan kekuatan angkatan laut yang signifikan ke Timur Tengah. Ia pun mengancam Iran dengan serangan militer, jika kesepakatan tidak tercapai.

Minggu lalu, angkatan laut Iran melakukan putaran latihan militer lainnya di kawasan Teluk dan di sekitar Selat 

Sumber : detik.com

Posting Komentar