-->

Ads (728x90)

Jet tempur Pakistan (Foto: Reuters)

Editor : Ikhsan

KABUL, Peristiwanusantara.com 
– Militer Pakistan melancarkan serangan udara di beberapa wilayah Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul, serta provinsi Kandahar dan Paktia, demikian menurut pernyataan juru bicara pemerintah Afghanistan.

Dalam sebuah pernyataan melansir Trtworld, Jumat (27/2/2026) otoritas Afghanistan menyebutkan bahwa pasukan Pakistan melakukan serangan udara yang menargetkan "wilayah tertentu," dengan laporan beberapa ledakan skala besar di pusat kota Kabul pada sekitar pukul 02:30 waktu setempat.

Meskipun juru bicara pemerintah Afghanistan mengklaim tidak ada laporan korban jiwa akibat serangan tersebut, Islamabad memberikan keterangan yang jauh lebih merusak.

Mosharraf Zaidi, juru bicara Perdana Menteri Pakistan, menyatakan serangan balasan tersebut telah menewaskan 133 tentara Afghanistan dan melukai lebih dari 200 lainnya.

Pasukan Pakistan telah menghancurkan 27 pos militer Afghanistan, dua markas korps, serta lebih dari 80 tank dan kendaraan lapis baja. Sumber keamanan di Pakistan menyebutkan bahwa sebuah gudang amunisi dan basis logistik turut hancur dalam serangan di Kandahar.

Respons Militer dan Eskalasi Perbatasan

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan operasi balasan oleh pasukan Afghanistan yang menargetkan posisi Pakistan di sepanjang Garis Durand telah berakhir pada tengah malam.

Sebelumnya pada Kamis, setidaknya delapan tentara Afghanistan dan dua tentara Pakistan tewas dalam bentrokan perbatasan selama empat jam. Eskalasi ini mengikuti serangan udara Pakistan pekan lalu yang menurut Islamabad menewaskan 70 "teroris," sementara PBB melaporkan adanya kematian warga sipil.

Reaksi Internasional

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyatakan keprihatinannya atas bentrokan tersebut. Juru bicaranya, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa Guterres, "mendesak pihak-pihak terkait untuk mematuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan mencari penyelesaian diplomatik."

Hubungan kedua negara terus memburuk seiring tuduhan Pakistan bahwa kelompok militan beroperasi dari wilayah Afghanistan—sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh Kabul.

Sumber : Okezone.com


Posting Komentar