-->

Ads (728x90)

Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto mengungkap empat prajurit diamankan terkait kasus Andir Yunus. (Foto : Okezone.com)

Editor By : Ikhsan

JAKARTA, Peristiwanusantara.com 
– Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menyampaikan perkembangan dugaan keterlibatan prajuritnya dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM sekaligus Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Ia menyebut empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus tersebut kini telah diamankan.

“Sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman di tingkat penyelidikan,” kata Yusri dalam konferensi pers di Mabes TNI, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan empat orang yang diamankan itu berinisial NDP berpangkat Kapten; SL dan BHW berpangkat Letnan Dua; serta ES berpangkat Sersan Dua. Terkait motif penyiraman cairan berbahaya kepada Andrie, kini masih didalami oleh Puspom TNI.

“Jadi kita masih mendalami motifnya,” ucapnya.

Diketahui, Andrie dilarikan ke RSCM akibat disiram air keras oleh orang tak dikenal yang mengenai area wajah dan beberapa bagian tubuhnya. Ia datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM pada Jumat (13/3) dini hari dengan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.

Setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. Pemeriksaan menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka.

Pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20% pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut. Kondisi itu menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea.

Sumber : Okezone.com

Posting Komentar