![]() |
| Walikota Amsakar menyampaikan LKPj Wali Kota Batam Tahun Anggaran (TA) 2025.di ruang sidang utama DPRD Kota Batam, Senin (30/3/2026) (Foto : Posman/Peristiwanusantara.com) |
By Posman
BATAM, Peristiwanusantara.com – DPRD Kota Batam menetapkan Haji Ahmad Surya dan Haji Djoko Mulyono SH MH sebagai Ketua dan Wakil Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Batam Tahun Anggaran (TA) 2025.
Penetapan Ketua dan Wakil Ketua Pansus tersebut dilakukan pada rapat paripurna, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Haji Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra, Wakil Ketua II Budi Mardiyanto SE MM, serta Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda SE, pada Senin (30/3/2026) di ruang sidang utama DPRD Kota Batam.
Rapat paripurna dengan agenda penyampaian LKPj Wali Kota Batam TA 2025 sekaligus pembentukan panitia khusus (Pansus), dihadiri secara langsung Wali Kota Batam Amsakar Achmad, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat dari LAM Kota Batam, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.
Sebelum pemilihan dan penetapan Ketua dan Wakil Ketua Pansus, Walikota Batam Amsakar Achmad menyampaikan pidato pengantar sekaligus ringkasan LKPj Tahun Anggaran 2025.
Dalam laporannya, Amsakar menegaskan bahwa LKPj merupakan wujud nyata akuntabilitas publik sekaligus implementasi amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Beliau menekankan bahwa penyampaian LKPj bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan menjadi ruang evaluasi bersama atas efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Tahun 2025 merupakan tonggak krusial karena menjadi tahun pertama pelaksanaan RPJMD 2025–2029, dengan visi Batam sebagai kota madani yang inovatif, berbudaya, dan berkelanjutan sebagai pusat investasi dan pariwisata,” ujar Amsakar.
Lebih lanjut, Amsakar memaparkan capaian pengelolaan keuangan daerah yang menunjukkan tren positif. Pada perubahan APBD Tahun 2025, pendapatan daerah meningkat dari Rp3,96 triliun menjadi Rp4,29 triliun atau naik sebesar Rp331,24 miliar.
Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi pajak daerah seiring membaiknya kondisi ekonomi Batam. Sementara itu, belanja daerah ditetapkan sebesar Rp4,41 triliun dengan fokus pada layanan dasar, pembangunan infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan.
Di sektor kinerja dan pelayanan publik, Pemko Batam mencatat berbagai capaian, antara lain peningkatan skor literasi dan numerasi, perluasan cakupan Universal Health Coverage (UHC), serta sejumlah prestasi daerah seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), predikat kota terinovatif dalam ajang Innovative Government Award, dan pengakuan sebagai Kota Layak Anak.
Meski demikian, Amsakar mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang perlu dibenahi, seiring dinamika ekonomi global dan meningkatnya ekspektasi masyarakat. Ia pun berharap DPRD dapat memberikan rekomendasi konstruktif sebagai bahan penyempurnaan kebijakan ke depan.
“Masukan dari DPRD akan menjadi kompas bagi kami untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Dipenghujung laporannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Batam, Forkopimda, sektor swasta, akademisi, dan seluruh masyarakat Batam atas sinergi dalam pembangunan daerah.
Ia kemudian secara resmi menyerahkan dokumen LKPj Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut.
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pimpinan DPRD, disertai dokumen lengkap LKPj. (Man)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar