-->

Ads (728x90)

                                  Foto : dok Humas Polres Natuna

By Putra Mardiyanto

NATUNA, Peristiwanusantara.com – Di tengah kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sangat tinggi. Masyarakat diimbau waspada terhadap ancaman kebakaran.

"Kebakaran tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan, aktivitas ekonomi, serta keselamatan masyarakat," kata Kapolres Kabupaten Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla kepada wartawan di Mapolres Natuna, Sabtu (28/3).

‎Kapolres Natuna mengatakan bahwa pencegahan karhutla menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

"Dampak yang ditimbulkan sangat besar, mulai dari kabut asap, kerusakan ekosistem, hingga gangguan kesehatan,” katanya.

Kapolres Natuna mengatakan untuk mencegah terjadinya kebakaran, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah terus bergerak aktif di lapangan. Berbagai langkah telah dilakukan secara terpadu, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan spanduk himbauan, patroli rutin ke wilayah rawan, hingga turun langsung melakukan pemadaman ketika ditemukan titik api.

‎Ia menyebut bahwa sinergitas lintas sektor tersebut menjadi kunci utama dalam menekan angka kebakaran di wilayah Natuna. Upaya pencegahan terus diintensifkan agar potensi kebakaran dapat diminimalisir sejak dini, sebelum meluas dan sulit dikendalikan.

Kapolres Natuna juga mengingatkan bahwa terdapat sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam mengelola lahan serta segera melaporkan melalaui layanan kepolisian 110, apabila menemukan adanya titik api.

"Mari bersama kita jaga Kabupaten Natuna tetap aman, hijau, dan terbebas dari bencana kabut asap. STOP KARHUTLA! Lindungi lingkungan, jaga masa depan," pungkasnya. (Put).

Editor : Ismanto

Posting Komentar