-->

Ads (728x90)

Tumpukan sampah di Perumahan Cipta Puri Sekupang (Foto : Posman/Peristiwanusantara.com)


By Posman 
BATAM, Peristiwanusantara.co
m – Pasca lebaran Idul Fitri 1447 H, sampah sangat banyak ditemukan di pemukiman penduduk dan di pusat perbelanjaan, seperti di Pasar Induk Jodoh, Perumahan Cipta Puri.
 
Banyaknya sampah itu, membuat sejumlah masyarakat dan lembaga social masyarakat (LSM) kecewa, pasalnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebelum lebaran Idul Fitri 1447 H berkomentar akan menjamin hingga lebaran Idul Fitri 1447 H sampah tidak akan ada di Kota Batam.

Pernyataan itu membuat, Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Berantas Korupsi (LSM Gebuki), Thomas AE ingin memastikan kebenarannya itu. Mereka membentuk tim, hingga 6 tim untuk turun ke lapangan ke sejumlah pemukiman warga dan pusat perbelanjaan di Nagoya dan Jodoh.

Dari hasil investigasi tersebut, ternyata sangat banyak sampah bertaburan di daerah Sekupang, Pasar Induk Jodoh, serta di Batu Aji dan Sagulung.

Menurut Thomas banyaknya tumpukan sampah itu disebabkan truck pengangkut sampah tidak disiplin mengangkutnya. Akibatnya sampah warga menumpuk di tong sampahnya, karena tong sampahnya tidak mampu lagi menampung sampah maka warga membuiangnya dengan sembarangan ke pinggir-pinggir jalan.


 

“ Menurut pengakuan warga kepada kami, mereka membuang sampah ke luar pemukiman mereka lantaran tong sampah mereka sudah tidak mampu lagi menampung karena mobil pengangkut sampah tidak rutin mengangkutnya,” kata Thomas, Selasa (24/3).

Sampah-sampah yang menumpuk di tong sampah warga menimbulkan banyak ulat belatung dan lalat, selian itu menimbulkan aroma bau busuk.

“ Jika sampah itu dibiarkan dan tidak diangkut, lalat akan berterbangan ke dalam rumah kemudian hinggap ke makanan, makanan itu jika dimakan akan menimbulkan penyakit diare,” katanya.

Thomas berharap Walikota Batam Amsakar Achmad mengevaluasi kabinetnya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. (Man)

Editor : Ismanto

Posting Komentar