-->

Ads (728x90)

Sehari Setelah Melaksanakan Shalat Istisqa, Kota Tanjungpinang Langsung Diguyur Hujan
Gubernur Ansar bersama ratusan warga melaksanakan shalat istisqa di halaman Balai Adat Melayu, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Minggu (29/3) (Foto : Angga/Peristiwanusantara.com).


By Anggrainas Prasetio 


TANJUNGPINANG, Peristiwanusantara.com
– Sehari setelah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar shalat istisqa bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Pulau Penyengat, Kota Tajungpinang langsung diguyur hujan, Minggu (29/3).

Shalat istisqa tersebut dilakukan di halaman Balai Adat Melayu, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, pada Sabtu (28/3), bertepatan dengan 8 Syawal 1447 Hijriah. Tujuannya sebagai upaya menghadapi musim kekeringan yang terjadi dalam kurang lebih sebulan terakhir.

Kondisi cuaca yang minim curah hujan dinilai cukup mengkhawatirkan, sehingga pemerintah melengkapi berbagai ikhtiar yang telah dilakukan dengan pendekatan spiritual.

Shalat istisqa tersebut diikuti ratusan jamaah dengan khusyuk, memanjatkan doa agar segera diturunkan hujan.

Dalam melaksanakan shalat istisqa tersebut, Ustadz Muhammad Salim bertindak sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz Rustam Efendi.

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad turut hadir dan mengikuti langsung rangkaian shalat istisqa bersama masyarakat.

“ Berbagai langkah strategis telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi dampak kekeringan,” kata Gubernur Ansar kepada wartaan usai melaksanakan shalat istisqa

Namun demikian, menurutnya, ikhtiar tersebut perlu disempurnakan dengan doa melalui shalat istisqa sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT.

Momentum ini, kata Gubernur Ansar, menjadi kesempatan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas segala dosa.

"Kami berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat dikabulkan, sehingga hujan segera turun dan mengakhiri kondisi kekeringan yang terjadi," kata Gubernur Ansar. (Angga)

Editor : Ismanto

Posting Komentar