-->

Ads (728x90)

Pimpin Upacara HAB ke -80 Kemenag, Walikota Amsakar Sampaikan AManat Menag RI
Walikota Amsakar membcakan amanat Menag RI saat memimpin HAB ke-80 Kemenag RI di MAN 1 Batam, Sagulung, Sabtu (3/1/2026)  (Foto : Ikhsan/Peristiwanusantara.com)

Editor By Ikhsan

BATAM, Peristiwanusantara.com – Dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Tahun 2026, pada Sabtu (3/1/2026) di MAN 1 Batam, Sagulung, 

Upacara HAB ke-80 Kemenag tersebut, dipimpin oleh Walikota Batam Amsakar Achmad dan dihadiri oleh jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Batam, para kepala madrasah, guru, serta pelajar. 

Dalam sambutannya Walikota Amsakar membacakan amanat Menag RI yang menyebutkan bahwa kerukunan umat beragama serta penguasaan teknologi di era kecerdasan buatan sangat penting dilakukan. Kerukunan umat beragama bukan sekedar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mampu mendorong kemajuan.

“Kerukunan itu bukan sekedar tidak adanya pertikaian. Kerukunan adalah kekuatan yang menyatukan perbedaan menjadi sinergi untuk mendorong kemajuan bangsa,” tegasnya.

Selanjutnya, Walikota Amsakar mengatakan bahwa keberadaan Kementerian Agama sejak awal berdirinya Republik Indonesia merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. 



Para pendiri bangsa, katanya, telah meletakkan pondasi kuat agar kementerian ini menjadi penjaga nilai keagamaan yang damai sekaligus penggerak kesejahteraan sosial.

“Indonesia dibangun oleh keberagaman. Karena itu, tugas kita hari ini adalah merawat perbedaan agar tetap menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” kata Amsakar.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menyinggung pentingnya meneladani sejarah peradaban Islam yang pernah melahirkan pusat keilmuan dunia, seperti Baitul Hikmah. Integrasi antara nilai agama dan ilmu pengetahuan, menurutnya, relevan untuk menghadapi dinamika global saat ini, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Di era kecerdasan buatan, kita tidak boleh tertinggal. Kita harus hadir memberi warna, memastikan teknologi berkembang dengan nilai keagamaan yang moderat, sejuk, dan mencerahkan,” tegasnya.

Dipenghujung sambutannya, Amsakar mengajak seluruh aparatur Kementerian Agama memperkuat sinergi dan pengabdian, sejalan dengan tema HAB ke-80.

“Dengan kerukunan, pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, saya optimistis Indonesia akan melangkah menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat,” ujarnya.

Setelah menyampaikan sambutannya, Walikota Amsakar menyerahkan dan menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana kepada 30 aparatur sipil negara sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam melayani umat dan bangsa. (San)

Editor By : Ikhsan


Posting Komentar