-->

Ads (728x90)

Wamen Helvi Dukung Pengembangan New Nagoya Sebagai Pusat Ikon Wisata Belanja
Wamen Koperasi dan UMKM RI, Helvi Yuvi (2 dari kanan) sangat mengunjungi kawasan Jodoh Boulevard Batam, Jumat (9/1/2026) (Foto : Ist/Peristiwanusantara.com).

Editor By : Ikhsan 

BATAM, Peristiwanusantara.com – Wakil Menteri (Wamen) Koperasi dan UMKM RI, Helvi Yuvi Moraza sangat mendukung New Nagoya dikembangkan, tidak hanya sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga akan melestarikan budaya dari kehidupan masa lalu di Kota Batam. Khususnya di kawasan Jodoh Boulevard dan sekitarnya yang menjadi kawasan pusat perbelanjaan.

“ Saya sangat berharap upaya mengembalikan Jodoh sebagai pusat ikon wisata belanja di Kota Batam dapat segera terlaksana. Sehingga dengan konsep baru tersebut, juga akan terciptanya peran dari UMKM dalam pembangunan ekonomi Kota Batam,” kata Wamen Helvi saat berkunjung ke kawasan Jodoh Boulevard Batam, Jumat (9/1/2026).

Wamen Helvi berkunjung ke kawasan Jodoh Boulevard Batam didampingi oleh Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, jajaran pejabat BP Batam.

“ Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen untuk mengembangkan destinasi wisata di Kota Batam. Ini dilakukan untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak perekonomian,” kata Mouris Limanto.

Adapun destinasi wisata yang saat ini tengah dikembangkan adalah, Wilayah Penataan dan Pengembangan Prioritas, New Nagoya. Dimana wisata baru ini menawarkan wisata berbasis walkable city. 

Wisata berbasis walkable city itu, suatu destinasi wisata yang fokus pada jalur pejalan kaki, parkir, dan manajemen lalu lintas untuk menciptakan ruang publik yang hidup dan terintegrasi dengan UMKM.

Ia mengatakan pengembangan New Nagoya ini merupakan salah satu misi dari Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra untuk membangun pariwisata berbasis walkable city.

New Nagoya akan dibangun dengan jalur yang ramah dengan pejalan kaki, kurang lebih sepanjang 4,7 kilometer. Kawasan ini akan terintegrasi mulai dari Pelabuhan Harbour Bay, sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia, hingga Nagoya City Walk, Grand Batam Mall hingga Jalan Taman Kota (Rencana Pembangunan Pakuwon Mall). 

Menurutnya konsep tersebut, bertujuan menghidupkan kembali kawasan Nagoya sebagai pusat aktivitas wisata, ekonomi, dan UMKM yang ramah pejalan kaki. 

"Kita mulai dari Pelabuhan Harbourbay dengan harapan, kita bisa membawa wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia untuk menghidupkan kembali pariwisata dan berkelanjutan," katanya.

Momentum dua hari besar yang akan datang, seperti Imlek dan Idulfitri menjadi langkah awal dalam menggerakkan perekonomian di kawasan wisata New Nagoya. 

Ia menyebut menjelang dua hari besar tersebut,  diperlukan penataan terhadap pelaku UMKM khususnya yang berada di sepanjang Jodoh Boulevard.

Menurutnya jika bisa ditata dengan rapi, akan ada semangat baru bagi perekonomian di kawasan wisata New Nagoya.

“ Toko-toko nantinya akan mulai berbenah, dan memikirkan usaha baru yang bisa terintegrasi antara satu sama yang lain," tutupnya. (San)


Posting Komentar