-->

Ads (728x90)

 

Amsakar Minta KADIN Bantu Pemerintah Mendorong Investasi dan Menaikkan Kelas UMKM
Amsakar saat menerima audensi pengurus KADIN Batam dan Kepri di Gedung Bida Annex, Rabu (28/1). (Foto : Ist/Peristiwanusantara.com)

Editor By : Ikhsan
BATAM, Peristiwanusantara.com
– Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batam periode 2025–2030, Roma Nasir Hutabarat bersama Ketua KADIN Provinsi Kepri periode 2026-2031, Mustava memimpin pengurus  KADIN Batam dan Kepri berkunjung ke BP Batam.

Audensi KADIN Batam dan Kepri ini, disambut hangat oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad di Gedung Bida Annex, Rabu (28/1).

Turut hadir Anggota /Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis, Direktur Investasi Dendi Gustinandar, Direktur Pembangunan Infrastruktur Boy Zasmita dan 16 Pengurus KADIN.

Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara regulator dan pelaku usaha untuk menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi Batam di tahun 2026.

Dalam audensi itu, Amsakar menegaskan bahwa KADIN merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi dan menaikkan kelas UMKM.

Ia mengatakan sejak 11 bulan memimpin Batam bersama Li Claudia, indikator makro ekonomi Batam menunjukkan performa gemilang.

Ia menjelaskan bahwa data makro ekonomi Kota Batam, pada triwulan ini mencapai 6,89%, meningkat dibanding tahun lalu sebesar 6,6%. Capaian investasi bahkan menyentuh angka Rp 68,3 Triliun atau 115%  di  atas target yang ditetapkan.

“  Hal ini membuktikan bahwa tata kelola kita sudah berada di jalur yang benar (on the track)," katanya.
Menurut Amsakar pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang ditandai dengan menurunnya angka pengangguran dan tingkat kemiskinan di Kota Batam.

Meski mencatat prestasi luar biasa, Amsakar mengingatkan pelaku usaha masih adanya tantangan domestik yang menjadi prioritas, yakni penanganan titik banjir, ketersediaan air bersih, dan pengelolaan sampah.

Amsakar menekankan pentingnya tata kelola dan investasi yang memperhatikan daya dukung ekosistem agar pembangunan tetap berkelanjutan.

Terkait isu internasional, Amsakar menanggapi keresahan KADIN akan kebijakan tarif resiprokal dari pemerintahan Donald Trump yang mempengaruhi bisnis solar panel global, termasuk di Batam. 

"Saya mendorong KADIN untuk dapat melakukan langkah-langkah terobosan dengan tidak hanya bergantung pada pasar Amerika. Kita harus mencari pangsa pasar alternatif dan baru. kita punya potensi besar untuk mengekspor ke banyak negara potensial." tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Kadin Kota Batam, Roma Nasir Hutabarat, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan BP Batam dalam melibatkan pelaku usaha dalam perencanaan ekonomi.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan iklim ekonomi yang kondusif agar laju investasi di tahun 2026 semakin meningkat," ungkap Roma.

Sementara Ketua Kadin Provinsi Kepri, Mustava  menekankan pentingnya membangun energi positif di awal masa kepengurusannya.

"Batam butuh kolaborasi yang kuat. KADIN siap berpartisipasi aktif, berbagi program, dan memastikan langkah kami relevan dengan tujuan pengembangan Batam di masa depan," pungkas  Mustava.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan sharing program secara berkala demi memastikan Batam tetap menjadi destinasi investasi utama di kawasan Asia Tenggara. (San)



Posting Komentar