Editor By : Ikhsan
BATAM, Peristiwanusantara.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menerima secara simbolis bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebesar Rp 4,5 miliar lebih masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Bantuan tersebut diserahkan Walikota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, diwakili oleh Ketua DPRD Batam, Kamaluddin dan Sekda Firmansyah, kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di Istana Gubernur Sumatera Barat, Kota Padang, Minggu (11/1/2026).
Sebelumnya, Pemko Batam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 8 Januari 2026, dan ke Provinsi Aceh pada tanggal 9 Januari 2026 lalu.
Secara rinci bantuan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk Sumatera Barat tersebut, terdiri atas Rp2,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun Anggaran 2025 serta Rp2,06 miliar hasil donasi masyarakat Kota Batam.
“ Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas warga Batam terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam,” kata Sekda Firmansyah dalam keterangan resminya, Minggu (11/1).
.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Batam dan masyarakatnya. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya rasa persaudaraan antar daerah.
“Seperti yang disampaikan Bapak Presiden kepada masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana, bahwa kami tidak sendiri. Hari ini hal itu terbukti, masyarakat Batam hadir menunjukkan rasa persaudaraan dan solidaritas kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Barat untuk bangkit dan mempercepat pemulihan pascabencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, dan seluruh masyarakat Kota Batam. Salam dari kami untuk Batam,” katanya.
Penyerahan bantuan dari Pemerintah Kota Batam di Sumatera Barat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin dan Sekda Firmansyah yang mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.
Firmansyah menjelaskan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam pada prinsipnya berkenan menyerahkan bantuan tersebut secara langsung. Namun, adanya tugas kedinasan mendesak mengharuskan keduanya tetap berada di Batam.
“Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota menyampaikan salam hormat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan seluruh masyarakat. Kami ditugaskan untuk menyerahkan bantuan ini secara langsung sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab Pemerintah Kota Batam,” ujar Firmansyah.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah masyarakat Kota Batam yang harus disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Kehadiran unsur pemerintah daerah dalam penyerahan bantuan menjadi wujud keseriusan Pemko Batam dalam memastikan bantuan diterima oleh pihak yang berwenang.
“Bantuan ini adalah wujud empati dan kebersamaan masyarakat Batam terhadap saudara-saudara kita di Sumatera Barat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu percepatan pemulihan pascabencana,” kata Firmansyah.
Lebih lanjut disampaikan, hingga 31 Desember 2025, total dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun Pemerintah Kota Batam mencapai Rp14.074.230.409. Dana tersebut bersumber dari APBD Kota Batam sebesar Rp7,5 miliar serta donasi masyarakat sebesar Rp6.574.230.409. Dana ini disalurkan ke tiga provinsi di Pulau Sumatera, dengan Sumatera Barat sebagai daerah terakhir penyaluran.
"Disamping donasi yang disampaikan Pemko Batam, masing masing paguyuban warga dan institusi juga melakukan penyerahan bantuan secara mandiri seperti PLN Batam menyalurkan donasi bencana sumatera sebesar 5,2 M dalam 2 tahap, 2,7 ditahap pertama dalam bentuk barang dan sebesar 2,5 M ditahap kedua dimana 1,5 M diantaranya disalurkan dalam bentuk tunai dan 1 M lainnya dalam bentuk barang," katanya.
Penyaluran bantuan secara langsung ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antardaerah, mempercepat proses pemulihan pascabencana, serta meneguhkan nilai persaudaraan dan gotong royong. Pemerintah Kota Batam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, dunia usaha, dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi melalui jalur resmi yang tersedia. (San)


KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar