-->

Ads (728x90)

Laksanakan Program TJSL, PT Timah Tbk Tanam Belasan Ribu Pohon Mangrove di Kundur dan Meranti
Pegawai PT Timah Tbk bersama kelompok Tuah Bersatu Sawang Laut menanam belasan ribu mangrove di Desa Sawang Laut Desa, Kundur, Selasa (20/1/2026) (Foto : Ist/Peristiwanusantara.com).

By Robert

KARIMUN, Peristiwanusantara.com
– Dalam melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Timah Tbk bersama kelompok Tuah Bersatu Sawang Laut menanam belasan ribu mangrove di Desa Sawang Laut Desa, Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dan di Desa Tanjung Gemuk Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti, Riau.

“ Program TJSL dilaksanakan sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” kata Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Selasa (20/1/2026).

Pohon mangrove, katanya, memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan pengendalian perubahan iklim

“Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat biota laut, sekaligus penyerap karbon yang efektif. Melalui program TJSL ini, Perusahaan ingin berkontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Kundur,” kata Anggi.

Selain menjaga lingkungan, lanjutnya, program penanaman mangrove juga dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat pesisir, seperti meningkatnya hasil perikanan dan potensi pengembangan ekowisata.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025, PT Timah Tbk telah menanam sebanyak 11.000 mangrove di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Meranti sebagai upaya untuk menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta mendukung keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

"Program penanaman mangrove yang dilakukan PT Timah Tbk, melibatkan pemerintah daerah, aparat setempat, serta masyarakat pesisir yang secara langsung merasakan manfaat keberadaan hutan mangrove," katanya.

Ia berharap melalui program TJSL, perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat pilar lingkungan dan sosial sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Selain menjaga lingkungan, program penanaman mangrove juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat pesisir, seperti meningkatnya hasil perikanan dan potensi pengembangan ekowisata, ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal mengapresiasi komitmen PT Timah Tbk yang terlibat langsung dalam mendukung pelestarian pesisir di Kawasan Pantai Kobel.

" Saya mewakili warga Desa Sawang Laut mengucapkan terima kasih kepada PT Timah Tbk yang telah melakukan penananam mangrove di Pantai Kobel. Penanaman pohon mangrove ini sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan pesisir sehingga ekosistem pantai dan laut jadi terjaga," katanya.

Ia mengatakan bahwa kondisi mangrove yang ada di Kawasan Pantai Kobel saat ini cukup rusak, sehingga dengan ditanam kembali diharapkan bisa memperbaiki ekosistem pesisirnya.

"Sebelum ini mangrove di pesisir pantai Kobel Laut cukup rusak, dengan adanya penanaman pohon mangrove, maka populasi pohon mangrove bertambah, peran pohon mangrove sebagai  penahan abrasi di pesisir pantai," katanya.

Penanaman mangrove yang dilakukan PT Timah Tbk tidak hanya memperbaiki ekosistem pesisir, melainkan juga untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan.

"Apa yang kita tanam ini jika dijaga terus akan memberikan dampak ekonomi, dimana nanti ini menjadi habitat ikan, udang dan nantinya akan meningkatkan hasil tangkapan nelayan," ujarnya.

Ia berharap agar ke depan PT Timah Tbk dapat terus berkolaborasi dengan mereka untuk melaksanakan program pelestarian lingkungan. (Bert)

Editor : Ismanto

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar