![]() |
| Kadishub Kabupaten Karimun, Tohap Siahaan usai memimpin pertemuan di Ruang Rapat Gunung Papan, komplek perkantoran Bupati Karimun. Senin (9/3/2026) (Foto : Robert/Peristiwanusantara.com). |
By Robert
KARIMUN, Peristiwanusantara.com - Perwakilan taksi online tidak menerima keputusan hasil rapat dengan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Tohap Siahaan dan taksi konvensional dan supir oplet, yang memutuskan titik jemput penumpang di kantor PKK.
Menurut perwakilan taksi online, Fadli mengatakan bahwa pihaknya meminta titik jemput penumpang taksi online berada di Tugu Keris, tidak di kantor PKK.
“ Jika titik jemput penumpang di kantor PKK, keputusan ini tidak berpihak kepada taksi online,” kata Fadli kepada wartawan usai mengikuti pertemuan di Ruang Rapat Gunung Papan, komplek perkantoran Bupati Karimun. Senin (9/3/2026).
Fadli mengatakan keputusan yang dibuat oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Karimun, Tohap Siahaan berdasarkan masukan dari pembina taksi konvensional yakni Rocky Marciano Bawole yang juga merupakan Wakil Bupati Karimun.
Fadli mengatakan selaku anak daerah mengharapkan mendapat perlakuan yang sama, adil dan tidak berpihak.
“ Pelabuhan itu milik semua orang bukan milik seseorang atau kelompok,” katanya
Ia mengatakan pihaknya akan menyurati kembali Kadishub Karimu, Bupati Karimun, DPRD Kabupaten Karimun dan Dishub Provinsi Kepri.
Sementara Kadishub Kabupaten Karimun, Tohap Siahaan usai memimpin pertemuan kepada wargawan mengatakan dalam petemuan itu, disepakati titik jemput penumpang di wilayah pelabuhan Taman Bunga Karimun dan seluruh pihak harus mematuhinya.
“Sudah disepakati tadi antara kedua belah pihak dan kami dari pemerintah mencoba mempertemukan, mencari win win solution. Harapan kami para pihak untuk mentaati yang telah disepakati sehingga nanti di lapangan bisa berjalan dengan damai, rukun dan tertib,” kata Tohap.
Ia menjelaskan bahwa penjemputan penumpang taksi online, lokasinya ditetapkan di antara BBC dengan Tugu Keris atau disamping gedung PKK.
“Titik jemput di kawasan pelabuhan Taman Bunga dapat kita putuskan sesuai dengan arahan dewan pembina tadi yaitu antara BBC dengan Tugu Keris yaitu disamping gedung PKK,” jelasnya.
Kadis Perhubungan mengatakan, saat ini area tersebut existing dipakai untuk parkir dan ini harus ditinjau dan disurvey bersama-sama. Antara BBC dengan Tugu Keris dimana titiknya, kemudian area tersebut akan disterilkan sebagai titik penjemputan.
“Tapi perlu diingat lokasi itu hanya diperuntukkan untuk menjemput penumpang, bukan digunakan untuk mangkal ataupun parkir,” tegasnya.
Ia juga berharap kebijakan tersebut dapat menghilangkan polemik antara driver taksi online dan driver pangkalan yang selama ini kerap terjadi di wilayah pelabuhan Taman Bunga.
“Mari kita sama-sama menjaga kondusifitas dan kelancaran arus lalulintas di kawasan tersebut,” pintanya.
Sementara Ketua umum Perkumpulan Taksi Pelabuhan Taman Bunga, Jefri mengatakan pihaknya menerima keputusan mengenai titik jemput penumpang.
“Alhamdulillah, ini sesuai dengan kesepakatan dan usulan pembina kami pak Rocky bahwa titik penjemputan taksi online di kantor PKK,” kata Jefri.
Disisi lain, Jefri berharap driver taksi online dapat mentaati keputusan yang telah disepakati sehingga tercipta suasana yang kondusif dan tertib.
“Kita harap taksi online mentaati kesepakatan bersama ini,” katanya. (bert)
Editor : Ismanto
.jpeg)
KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar