-->

Ads (728x90)

Warga Serbu Operasi Pasar Murah yang Digelar Disdagin Kota Tanjungpinang
Ibu-ibu di Tanjungpinang berbelanja di OPM yang digelar Disdagin Kota Tanjungpinang di Gedung Sentra IKM Tengku Mandak, Sei Carang, Kota Tanjungpinang, Rabu (4/3) (Foto : Angga/Peristiwanusantara.com).


By Anggrainas Prasetio  

TANJUNGPINANG, Peristiwanusantara.com
– Ibu-ibu di Kota Tanjungpinang berbondong-bondong berbelanja di Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang di Gedung Sentra IKM Tengku Mandak, Sei Carang, Kota Tanjungpinang, Rabu (4/3).

OPM ini digelar selama 2 hari dari tanggal 4 Maret hingga 5 Maret 2026, tujuannya digelar untuk mencegah inflasi akibatnya tingginya permintaan akan bahan pokok pada bulan suci Ramadan 1447 H.
Tidak sampai 1 jam, telur dan cabai di Operasi Pasar Murah ini langsung habis terjual, warga langsung memborongnya lantaran harganya sangat terjangkau dan lebih murah dari harga di sejumlah pasar tradisonal.

Penjaga stand di OPM tersebut harus bekerja ekstra melayani warga yang sudah mengantri sejak pagi hari. Selain cabe dan telur, minyak goreng dan daging ayam juga di borong warga. Bahkan stok ayam kembali didatangkan pada sesi berikutnya untuk memenuhi tingginya permintaan.

Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany mengapresiasi tingginya antusias warga untuk berbelanja di OPM ini. Ia menyebut kegiatan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa.

“Pada Operasi Pasar Murah ini, harganya  di bawah harga pasar,” kata Riany.

Operasi pasar murah merupakan program rutin yang digelar empat kali dalam setahun, terutama pada momen hari besar keagamaan. Ramadan menjadi prioritas karena lonjakan kebutuhan dinilai signifikan.
Untuk menyukseskan operasi pasar murah ini, Disdagin menggandeng sejumlah distributor dan pelaku usaha seperti The Sayur, Sari Mart, serta Perum Bulog. 

" Sejumlah toko juga ikut berpartisipasi menjual komoditas pangan bersubsidi agar lebih mudah dijangkau masyarakat,” katanya.

Riany mengatakan operasi pasar murah ini digelar selain menjaga stabilitas harga, juga mendorong penyerapan produk lokal. Sayuran yang dijual berasal dari petani binaan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang. (Angga)

Editor : Ismanto

Posting Komentar