BATAM, Peristiwanusantara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI bekerja sama dengan pemerintah daerah akan mendampingi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar produknya dapat diekspor ke luar negeri.
Komitmen itu dibuktikan dengan adanya perwakilan Kemendag RI di 33 negara dalam bentuk atase perdagangan dan ITPC (Indonesian Trade Promotion Center).
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putri saat meninjau Export Center di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam, pada Senin (9/3).
“ Pemerintah akan selalu hadir mendampingi pelaku UMKM agar mengetahui ke negara mana saja produknya dapat diekspor, “ kata Wamendag RI.
Wamendag RI mengimbau agar setiap pelaku usaha yakin dengan kemampuannya dan harus produktif dan pro aktif.
“ Pelaku usaha harus mampu jemput bola untuk mengembangkan usahanya,” katanya.
Jika hal itu telah dilakukan maka dengan adanya perwakilan Kemendag RI di 33 negara melalui atase perdagangan, maka pemerintah akan mencari buyer yang kredibel terhadap produk dari pelaku usaha tersebut.
Lokasi Kota Batam yang sangat strategis yang dekat dengan Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, tentunya hal ini sangat menguntungkan pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.
Wamendag RI juga mengapresiasi antusias pelaku UMKM yang memiliki semangat ekspor yang tinggi, padahal Export Center Batam baru dibuka pada tahun 2025 lalu.
Ia menyebut dengan dibukanya Export Center, pelaku UMKM akan didampingi agar memahami peluang pasar global serta berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekspor.
“Export Center ini akan memetakan pelaku UMKM yang siap memasuki pasar internasional, mulai dari kesiapan produksi, kapasitas usaha, hingga keberlanjutan bisnis,” katanya. (Man)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar