![]() |
| Ketua DPD REI Kepri, Deni Afrianto (Angga/Peristiwanusantara.com) |
By Anggrainas Prasetio
TANJUNGPINANG, Peristiwanusantara.com - Puluhan pengembang perumahan di Kepulauan Riau yang tergabung dalam kepengurusan Realestat Indonesia (REI) Kepri mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Hotel Aston Tanjungpinang, Rabu (12/11/2025).
Ketua DPD REI Kepri, Deni Afrianto, mengatakan bahwa Rakerda ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap satu periode masa jabatan kepengurusan dengan tujuan untuk mengevaluasi kinerja dan menentukan langkah-langkah strategis kedepannya.
"Ini sudah tahun kedua masa jabatan pengurus yang baru makanya kami melakukan Rakerda di tahun ini guna mengingatkan kembali kawan-kawan untuk menentukan langkah-langkah strategis kita di tahun yang akan datang," ucap Deni.
Sesuai tema "Bersatu Mewujudkan Indonesia Sejahtera Melalui Program 3 Juta Rumah" pembahasan utama pada Rakerda ini adalah bagaimana REI Kepri dapat ikut berperan untuk mensukseskan program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.
"Bagaimana peran REI dalam pembangunan hunian MBR yang ada di Kepri untuk membantu masyarakat Kepri yang berpenghasilan rendah dapat memiliki hunian layak dan terjangkau," kata Deni.
Disisi lain Rakerda ini juga merupakan ajang silaturahmi antar sesama anggota dan juga para pemangku kepentingan baik Kepala OPD dan Kepala Instansi vertikal pada masa peralihan dari kepemimpinan Presiden Joko Wiodo ke Presiden Prabowo Subianto.
"Pada Rekrda ini kami juga ingin bersilaturahmi dengan perangkat daerah terkait dengan pembangunan di Kepulauan Riau khususnya di Tanjungpinang," ujar Deni.
Sementara itu di tempat terpisah Kadis Perkim Provinsi Kepri, Said Nursyahdu, menyampaikan bahwa REI merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan dan penyediaan perumahan yang layak bagi masyarakat.
Menurutnya kehadiran REI tidak hanya berperan sebagai wadah para pengembang, tetapi juga sebagai motor penggerak perekonomian melalui pembangunan perumahan dan kawasan organisasi.
“Pembangunan perumahan memiliki multiplier effect yang besar terhadap sektor lain seperti industri bahan bangunan, transportasi, perdagangan, hingga perbankan. Oleh karena itu sinergi antara REI dan pemerintah daerah menjadi sangat penting,” ungkap Nursyahdu.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi pembangunan menuju pembangunan ramah lingkungan dan kehidupan cerdas , serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup dan keinginan.
“Rakerda ini menjadi kesempatan emas untuk merumuskan kebijakan dan program kerja REI Kepri agar lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing,” tambahnya. (Angga)

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar