-->

Ads (728x90)

Tempat bermain anak tergenang air di Taman Gajah Mada, Sekupang, Senin (15/6) (Foto : Posman/Peristiwanusantara.com)  

By Posman
BATAM, Peristiwanusantara.com
– Kondisi Taman Gajah Mada yang berada di Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, saat ini sangat memprihatinkan. Fungsinya sebagai tempat untuk refresing dan berolahraga sudah sangat berkurang.

Kondisi taman yang memprihatinkan tersebut, bisa dijadikan sebagai alasan mengapa saat ini taman tersebut sepi dikunjungi oleh masyarakat.

Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Berantas Korupsi (LSM Gebuki), Thomas AE menilai taman tersebut seperti taman tidak bertuan.

Pria yang juga tinggal di Kecamatan Sekupang mengaku sangat prihatin melihat kondisi Taman Gajah Mada tersebut saat ini.

Ia menilai Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan) Kota Batam, sudah tidak memperdulikannya. 

Thomas dalam waktu dekat ini akan mempertanyakan biaya perawatan taman tersebut, dan jika ada yang mencurigakan ia akan melaporkannya ke aparat penegak hukum (APH).

Pantauan di lapangan, kata Thomas, lantai untuk bermain anak-anak tergenang air, jalan setapak yang merupakan jogging track yang biasa digunakan pengunjung untuk jogging juga rusak.

" Karena taman tersebut sering digenangi air, menyebabkan banyak jentik-jentik nyamuk," kata Thomas, Senin (15/6).

Ia menyebut jentik nyamuk tidak secara langsung menyebabkan demam berdarah, melainkan fase larva dari nyamuk Aedes aegypti (dan Aedes albopictus) yang menjadi pembawa (vektor) utama virus dengue.

Thomas berharap Dinas Perkimtan Kota Batam memperhatikan kondisi Taman Gajah Mada tersebut, sebab dikwatirkan pengunjung dapat menderita DBD. Kondisi ini dapat meningkatkan angka penderita DBD di Kecamatan Sekupang.

Tanam-tanaman di taman tersebut juga tidak terawat, nilai estetikanya sudah tidak ada.

“ Dulu sewaktu baru selesai dibangun, tanam-tanamannya terawat indah dan mata kitas segar melihatnya,” katanya.

Toilet di Taman Gajah Mada Sekupang yang kotor, Senin (15/6) (Foto : Posman/Peristiwanusantara.com) 
 

Selain itu, lanjut Thomas, fasilitas sanitasi di taman tersebut juga terpantau sangat tidak layak pakai. Toilet umum yang disediakan bagi pengunjung kini dalam kondisi kumuh, dipenuhi noda tanah, dan tidak memiliki pintu penutup, hanya menyisakan selembar kain terpal penutup yang robek di bagian depan.

Padahal di sebuah mural dinding di area taman tersebut bertuliskan himbauan idealis: “Ayo Jaga Kebersihan Lingkungan”. 

Memang di bawah mural tersebut, ada tempat sampah merah milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, tetapi kondisinya sudah pecah dan rusak parah.

Menurut sepegetahuan Thomas, Dinas Perkimtan Kota Batam setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk memelihara fasilitas public, tetapi mengapa saat ini kondisi Taman Gajah Mada sangat memprihatinkan. (Man)

Editor : Ismanto

Posting Komentar