By Erni
LINGGA, Peristiwanusantara.com – Polri khususnya Polres Lingga mendukung seluruh program kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
Kesehatan masyarakat merupakan pondasi utama pembangunan daerah. Polri mendukung penuh sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal, termasuk pencegahan dan penanganan DBD di Kabupaten Lingga.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Lingga AKBP Dr.P.M.Nababan,S.H,S.I.K,M.H melalui Kapolsek Dabo Singkep Iptu Rosy H. Pardede, S.H, yang disampaikan oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Dabo Singkep Aiptu Jefry Zona Smoza, saat menghadiri kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan Lintas Sektor dan Lintas Program Wilayah Kerja UPT Puskesmas Dabo Lama Tahun 2026, bertempat di Gedung Sanggar Praja Dabo Singkep, Senin (8/6).
Kapolres mengatakan sebagai bentuk komitmen mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, Polres Lingga bersama jajaran Polsek terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan serta penguatan peran Bhabinkamtibmas dalam mengedukasi dan mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat
Kegiatan lokarya ini juga dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, Dinas Kesehatan, kepala puskesmas, lurah, kepala desa, serta kepala sekolah se-Kecamatan Singkep.
Lokakarya ini, menjadi sarana koordinasi dan evaluasi bersama dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Di tempat yang sama, Camat Singkep Agustiar menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Dabo Lama dr. Hesti Ningrum memaparkan evaluasi program kesehatan tahun 2026 beserta berbagai tantangan yang dihadapi, seperti peningkatan kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD), keterbatasan sumber daya manusia sesuai standar Permenkes Nomor 19 Tahun 2024, serta optimalisasi sarana dan prasarana pelayanan kesehatan.
Ia menjelaskan bahwa rencana kegiatan Triwulan II Tahun 2026 yang meliputi pembinaan Posyandu dan ILP, deteksi dini dan cek kesehatan gratis, imunisasi, penyelidikan epidemiologi DBD, pendampingan ODGJ dan ODMK, pelayanan kesehatan ibu dan anak, Posyandu lansia, pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, serta pelaksanaan GERMAS di sekolah dan desa. (Erni)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar