-->

Ads (728x90)

Dukung WBK dan WBBM, Pemko Batam Kirim ASN Terpilih Ikuti Diklat Penilai Zona Integritas
Plt Inspektur Kota Batam, Yusfa Hendri (kanan) bersama ASN Pemko Batam saat mengikuti Diklat di Surabaya, Jawa Timur. (Foto : dok Diskominfo Batam)  

By Ikhsan
Advetorial, Peristiwanusantara.com - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengirim sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terpilih, yang bertugas di Inspektorat Batam, BKPSDM Batam, hingga Bagian Organisasi Setdako Batam, untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penilai Zona Integritas di Surabaya, Jawa Timur. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat kapasitas aparatur dalam mendukung percepatan terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pemko Batam.

Diklat tersebut digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur dan diikuti peserta dari berbagai daerah, termasuk Kota Batam serta sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur seperti Mojokerto, Kediri, dan Pasuruan.

Plt Inspektur Kota Batam, Yusfa Hendri (kanan) bersama ASN Pemko Batam saat mengikuti Diklat di Surabaya, Jawa Timur. (Foto : dok Diskominfo Batam)  

 

Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Batam, Yusfa Hendri juga mengikuti Diklat ini, ia menyebut ASN yang mengikuti Diklat ini bukan sekadar menjalankan tugas rutin atau formalitas kedinasan. 

“ Tetapi mereka adalah orang-orang terpilih yang memiliki komitmen dan moralitas untuk mengemban amanah sebagai penilai Zona Integritas,” kata Yusfa.

Menurut Yusfa, peningkatan kompetensi ASN dalam penilaian Zona Integritas menjadi langkah strategis untuk mendukung target Pemerintah Kota Batam dalam meraih predikat WBK serta WBBM.

Ia menyebut seluruh ASN yang mengikuti Diklat ini diharapkan tidak hanya menjadi peserta pelatihan, tetapi juga berperan sebagai motor penggerak perubahan serta quality assurance di lingkungan kerja masing-masing. Selama pelatihan berlangsung, ASN juga diminta menjaga integritas dalam setiap proses pembelajaran.

Yusfa berharap setelah kembali dari diklat, seluruh peserta mampu mengevaluasi dan memastikan reformasi birokrasi berjalan secara substansial, bukan hanya administrative.

“ Keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen, tetapi juga dari perubahan nyata dalam budaya kerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” katanya.

ASN Pemko Batam saat mengikuti Diklat di Surabaya, Jawa Timur. (Foto : dok Diskominfo Batam)  
 

Yusfa menegaskan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan harus diterapkan secara konkret di lingkungan kerja masing-masing untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Ia mengapresiasi kepada pihak penyelenggara atas dukungan yang diberikan, serta mengucapkan terima kasih kepada jajaran BPSDM Provinsi Jawa Timur, khususnya kepada Kepala BPSDM dan Bidang Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Sosial Kultural.

“ Melalui kegiatan Diklat ini, Inspektorat Kota Batam berharap lahir ASN yang semakin kompeten dan berintegritas dalam mengawal reformasi birokrasi, sehingga cita-cita mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani dapat terus berkelanjutan,” katanya. (San)

Sumber : Diskominfo Batam

Editor : Ismanto




Posting Komentar