By Robert
KARIMUN, Peristiwanusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, bertempat di Halaman Kantor Bupati Karimun, Kamis (1/10/2026) pagi.
Upacara ini dipimpin oleh Komandan Kodim (Dandim) 0317/Tanjungbalai Karimun (TBK), Letkol Inf Andit Franata,S.I.P, dan dihadiri oleh Bupati Karimun diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun,Dr.Sularno,S.Sos,M.Si, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karimun, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan instansi vertikal.
Pj Sekda Sularno usai mengikuri upacara kepada wartawan mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 ini menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen kebangsaan dalam menjaga keutuhan ideologi negara.
Ia mengapresiasi seluruh pihak lantaran rangkaian upacara berjalan tertib dan penuh makna, diawali dengan penghormatan pasukan, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945, pembacaan Naskah Ikrar, hingga ditutup dengan doa bersama.
Di tempat yang sama, Letkol Inf Andit Franata kepada wartawan menjelaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus diiringi dengan kesadaran penuh akan nilai historis dan fungsi strategis ideologi negara bagi masa depan Indonesia.

"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar ritual tahunan, melainkan pengingat bagi kita semua akan pentingnya keteguhan ideologi. Di tengah dinamika zaman, Pancasila adalah benteng utama pertahanan bangsa yang memperkokoh persatuan dan menjaga kesatuan seluruh rakyat Indonesia," kata Letkol Inf Andit Franata.
Ia mengajak seluruh peserta upacara dan elemen masyarakat luas untuk senantiasa meneladani serta menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berkorban nyawa dan tenaga demi tegaknya Pancasila.
"Kemerdekaan dan kedamaian yang kita nikmati hari ini berdiri di atas fondasi pengorbanan para pejuang terdahulu. Menjaga Pancasila dari segala ancaman bukan sekadar kewajiban moral, melainkan wujud nyata rasa terima kasih dan penghormatan kita atas keteladanan para pendahulu bangsa," pungkasnya. (Bert)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar