By Indra Syahputra
BENGKULU, Peristiwanusantara.com - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan melalui proyek penggantian Jembatan Bangkai di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Pekerjaan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah.
Proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Bengkulu, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3, Achmad Perianto, ST.
Kontrak pekerjaan fisik resmi ditandatangani pada Senin (23/2/2026) antara PPK 2.3 Satker PJN Wilayah II Bengkulu dan kontraktor pelaksana CV JS Brother. Proses penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala BPJN Bengkulu, Dr. Zepnat Kambu, ST, MT.
Penggantian jembatan dengan panjang struktur 16,60 meter itu dilaksanakan melalui mekanisme e-Katalog sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Bengkulu.
Kepala Satker PJN Wilayah II Bengkulu, Suwarno, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kondisi dan keandalan infrastruktur jalan serta jembatan agar tetap memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, penggantian struktur jembatan diperlukan untuk mengantisipasi potensi kerusakan, termasuk gerusan pada bagian struktur atau scouring, sekaligus menyesuaikan kemampuan jembatan terhadap kebutuhan lalu lintas dan standar teknis yang berlaku.
“Penggantian jembatan ini diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas, memperkuat konektivitas regional, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, PPK 2.3 Satker PJN Wilayah II Bengkulu, Achmad Perianto, ST, mengatakan bahwa pekerjaan tersebut dilakukan untuk mengganti struktur jembatan lama yang kondisinya memerlukan penanganan.
Ia menegaskan, pelaksanaan pekerjaan terus dipantau agar sesuai dengan perencanaan teknis, mutu konstruksi, serta jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak.
“Konstruksi berjalan sesuai perencanaan dan terus kami pantau progresnya agar dapat diselesaikan tepat waktu. Pengendalian mutu dan keselamatan kerja menjadi perhatian selama pelaksanaan pekerjaan,” kata Achmad Perianto.
Ia menambahkan, evaluasi progres fisik dilakukan secara berkala untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan tetap mengacu pada target yang telah direncanakan. Pengawasan terhadap setiap tahapan konstruksi juga diperlukan agar hasil pekerjaan memenuhi persyaratan teknis yang berlaku.
BPJN Bengkulu berharap penggantian Jembatan Bangkai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan serta menjaga kelancaran distribusi barang dan jasa di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dengan pengawasan pelaksanaan yang berkelanjutan, proyek tersebut diharapkan dapat rampung sesuai jadwal kontrak dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna jalan. (Indra)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar