By Robert
KARIMUN, Peristiwanusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun mengajak seluruh masyarakat untuk saling memupuk kebersamaan antar umat beragama di Kabupaten Karimun.
Keberagaman bukan sekadar realitas sosial, melainkan kekuatan yang harus terus dirawat melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan kebersamaan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah saat meresmikan Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun, pada Sabtu (26/9/2026).
Peresmian Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun ini, dilakukan Bupati Iskandarsyah dengan menandatangani prasasti gedung gereja. Kegiatan ini berlangsung khidmat dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan lintas umat beragama.
Gereja Katolik Santo Yosef atau St. Joseph Tanjung Balai Karimun memiliki jejak sejarah panjang dalam kehidupan masyarakat Karimun. Paroki ini berdiri sejak 1928 dan menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan kehidupan keagamaan sekaligus cerminan keberagaman masyarakat di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).
Bupati Iskandarsyah mengatakan bahwa Pemkab Karimun memiliki komitmen untuk terus membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dengan memberikan ruang bagi seluruh umat beragama untuk menjalankan kehidupan keagamaannya secara damai dan berdampingan.
“ Keberagaman agama dan keyakinan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Karimun. Untuk itu, semangat toleransi dan gotong royong harus terus dijaga sebagai pondasi dalam membangun daerah,” kata Bupati Iskandarsyah.
Bupati menyampaikan pesan tersebut, agar persaudaraan di tengah masyarakat Karimun yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku, agama, dan budaya dapat terus dirawat.
Ia berharap dengan diresmikannya Gereja Katolik Paroki Santo Joseph tidak hanya menandai hadirnya fasilitas peribadatan yang semakin representatif, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan, toleransi, dan keharmonisan kehidupan masyarakat di Kabupaten Karimun. (Bert)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar