-->

Ads (728x90)

                                         Lapas Kelas IIA Cibinong (Foto : Editor .Id)

Editor by : Ismanto

JAKARTA, Peristiwanusantara.com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi menonaktifkan lima pejabat struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Langkah tegas ini diambil sebagai buntut dari temuan Ombudsman Republik Indonesia terkait dugaan bangunan mewah hingga minuman keras di dalam penjara untuk napi berduit.

Inspektur Jenderal Kemenimipas, Komjen Pol Rudi Setiawan mengumumkan jajaran pimpinan yang dinonaktifkan.

Daftar Nama Lima Pejabat Lapas Cibinong yang Dicopot

Berikut ini daftar pejabat yang dicopot :

1, Kepala Lapas (Kalapas) Wisnu Hani Putranto,

2, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) I Gusti Bagus Widya Putra

3, Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Adi Nugroho

4, Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Yhosep Jhon Ferry

5, Kepala Urusan Umum Deni Sugiarto.

“Kami menonaktifkan lima pejabat struktural yang diduga bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman,” kata Rudi kepada wartawan, Sabtu (26/9/2026).

Rudi menjelaskan, kelimanya kini harus menjalani pemeriksaan intensif untuk mengusut tuntas kronologi serta penyebab di balik keberadaan berbagai fasilitas tidak sah tersebut.

Sejumlah temuan Ombudsman yang kini masuk dalam materi penyelidikan internal mencakup keberadaan minuman keras, area yang diduga sebagai tempat fitness, televisi, kulkas, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya di area lapas.

“Kami lakukan pemeriksaan supaya kita bisa menemukan peristiwanya, kemudian melihat siapa yang harus bertanggung jawab. Tentunya hal paling penting kita memperbaiki tata kelola yang harus dilaksanakan Lapas Kelas IIA Cibinong,” ujar Rudi.
Gelar Investigasi Khusus

Saat ini tim internal Kemenimipas masih terus melakukan investigasi komprehensif.

Rudi pun meminta publik bersabar menunggu penanganan kasus tersebut hingga selesai secara transparan.

“Kita terus menyampaikan update dan kita lakukan pemeriksaan supaya kita bisa menemukan peristiwanya,” tegasnya.


Sumber : Editor.id 

Posting Komentar