By Robet
KARIMUN, Peristiwanusantara.com - Bupati Karimun Ing Iskandarsyah menghadiri melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, pada Kamis (24/9/2026).
Peletakan batu pertama pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional ini dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, didampingi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, serta turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kepri dan kepala daerah se-Provinsi Kepri
Acara monumental bernilai sejarah tinggi ini berlangsung khidmat. Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif strategis.
Ia menegaskan bahwa bahasa Indonesia memiliki peran maha penting sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku dan budaya nusantara.
Melalui monumen ini, rekam jejak historis bahasa Indonesia yang berakar kuat dari bahasa Melayu di Pulau Penyengat terutama lewat mahakarya pahlawan nasional Raja Ali Haji dapat terdokumentasi secara sistematis bagi generasi penerus.
Si tempat yang sama, Bupati Iskandarsyah menyatakan dukungan penuhnya terhadap proyek strategis ini. Menurutnya, monumen ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bentuk penghormatan tertinggi terhadap warisan peradaban Melayu yang menjadi pondasi identitas bangsa Indonesia.
”Kehadiran tugu dan museum ini akan menjadi pengingat abadi bagi generasi muda tentang asal-usul bahasa pemersatu kita. Pulau Penyengat adalah hulu dari bahasa yang hari ini menyatukan ratusan suku di Indonesia,” ujar Bupati Karimun.
Proyek pembangunan infrastruktur sejarah ini ditargetkan rampung pada Desember 2027. Selanjutnya, destinasi cagar budaya ini dijadwalkan akan diresmikan pada tahun 2028, Kompleks ini diproyeksikan menjadi ikon peradaban baru sekaligus ruang edukasi publik yang memperkokoh wawasan kebangsaan dari beranda depan NKRI. (Angga)
Editor : Ismanto

.jpeg)
KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar