-->

Ads (728x90)

Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Bupati Karimun : Jaga Persatuan untuk Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Bupati Iskandarsyah salam komando dengan Komandan Upacara usai memimpin upacara peringatan HUT  ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Upacara Panggung Putri Kemuning,  Senin (17/8) pagi (Foto : Robert/Peristiwanusantara.com)


By Robert

KARIMUN, Peristiwanusantara.com – Kemerdekaan bukanlah hadiah yang datang begitu saja. Kemerdekaan adalah hasil dari perjuangan panjang, dari keringat, air mata, bahkan darah para pahlawan yang rela mengorbankan segalanya demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah saat memimpin upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Senin (17/8) pagi di Lapangan Upacara Panggung Putri Kemuning, Kawasan Pesisir (Coastal Area) Kabupaten Karimun.

“ Di usia Republik yang menginjak 81 tahun, ketangguhan bangsa kita yang telah berhasil melewati berbagai ujian berat, mulai dari krisis ekonomi, pandemi, hingga bencana alam,” katanya. 

Selanjutnya, Bupati Karimun mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak kalah berat. Perubahan iklim, revolusi teknologi, persaingan global yang ketat, hingga ancaman disintegrasi menuntut kemampuan adaptasi dan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat.

Sejalan dengan tema nasional HUT RI ke-81 tahun ini, yakni "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur"

Bupati menjabarkan makna tersebut dalam konteks nyata bagi Kabupaten Karimun. Berdaulat berarti membangun kemandirian daerah, adil bermakna memastikan pemerataan pembangunan tanpa terkecuali, dan makmur adalah tercapainya kesejahteraan harian berupa perputaran ekonomi kerakyatan, terbukanya lapangan kerja, serta akses pendidikan dan kesehatan yang memadai.

Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, Bupati Iskandarsyah menekankan pentingnya menjaga satu kunci utama, yakni persatuan. 

Bupati berpesan bahwa pembangunan hanya akan berjalan jika bangsa ini berdiri teguh, saling menguatkan, dan hidup dalam suasana Guyub Rukun. Persatuan diibaratkannya sebagai pondasi utama untuk membangun rumah besar bernama Indonesia.

Di tengah gegap gempita perayaan kemerdekaan, suasana haru dan humanis turut menyelimuti pesisir Karimun pagi ini. Tidak hanya mengajak peserta upacara mendoakan para pahlawan, Bupati Iskandarsyah secara khusus menyematkan doa tulus dan empati mendalam bagi saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Momen hening tersebut menegaskan pesan bahwa spirit kemerdekaan sejati juga terletak pada kuatnya solidaritas kemanusiaan.

Dipenghujung sambutannya, Bupati Karimun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum 17 Agustus 2026 ini sebagai titik pembaruan janji kepada Tanah Air. Janji untuk menjaga persatuan, janji untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, untuk memajukan daerah, dan janji untuk membawa Indonesia menuju kejayaan di panggung dunia. (Bert)

Editor : Ismanto


Posting Komentar