-->

Ads (728x90)

Lepas Ribuan Peserta Pawai Obor HUT ke-81 RI, Walikota Amsakar : Perkuat Persatuan dan Jaga Kondusifitas Batam
Amsakar-Li Claudia bersama Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono dan Forkopimda Batam lepas ribuan peserta Pawai Obor/Taptu di Dataran Engku Hamidah, Batam Centre, Minggu (16/8/2026) (Foto : Ikhsan/Peristiwanusantara.com)

By Ikhsan

BATAM, Peristiwanusantara.com
– Momentum peringatan HUT ke-81 RI, harus dijadikan masyarakat sebagai pengingat untuk terus memperkuat persatuan sekaligus menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad kepada watawan usai melepas ribuan peserta Pawai Obor/Taptu, pada Minggu (16/8/2026) malam di Dataran Engku Hamidah, Batam Centre.

“Obor ini simbol semangat perjuangan. Dulu para pahlawan berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Sekarang tugas kita adalah menjaga kemerdekaan itu dengan bekerja, mengabdi, dan membangun daerah,” tegasnya.

Walikota Amsakar mengatakan keterlibatan berbagai elemen dalam Pawai Obor/Taptu tidak hanya menjadi bagian dari tradisi menjelang peringatan HUT Kemerdekaan.

“ Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, memperkuat persatuan, dan menanamkan nilai patriotisme kepada generasi muda,” katanya.


Ia menyebut semangat perjuangan yang tergambar dalam Pawai Obor diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan kemerdekaan. Nilai tersebut perlu terus diwujudkan melalui kerja nyata, pengabdian, semangat membangun daerah, serta kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Untuk diketahui sebelum peserta Pawai Obor/Taptu dilepas, dilaksanakan upacara yang dipmpin oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono.

Upacara Pawai Obor/Taptu yang berlangsung khidmat dan meriah ini, digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tingkat Kota Batam.

Ribuan peserta Pawai Obor/Taptu dilepas oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra dan Forkopimda Batam, yang diawali dengan penyalaan obor secara simbolis dan pembacaan doa.

Pawai Obor tahun ini mengambil rute dari Dataran Engku Hamidah, kemudian menyusuri sejumlah jalan utama di Kota Batam dan berakhir di Simpang Gelael.

Penyalaan obor menjadi salah satu bagian penting dalam tradisi Taptu. Cahaya obor dimaknai sebagai simbol semangat perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui Pawai Obor yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Peserta berasal dari TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Ditpam, pemadam kebakaran, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Batam, Pramuka, mahasiswa, hingga pelajar. (San)

Editor : Ismanto

Posting Komentar