Ketua YKI Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani mensosialisasikan dan Edukasi Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Payudara bagi Remaja Putri di SMAN 1 Toapaya di Gedung Serba Guna SMAN 1 Toapaya, Kamis (27/08) (Foto : Angga/Peristiwanusantara.com)
By Anggrainas Prasetio
BINTAN, Peristiwanusantara.com – Kanker payudara merupakan masalah kesehatan serius yang perlu mendapat perhatian.
Kanker payudara bukan persoalan kecil, tetapi merupakan penyakit dengan jumlah kasus tertinggi dan penyumbang kematian nomor satu akibat kanker pada wanita di dunia maupun di Indonesia. Berdasarkan data dari Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) WHO, di Indonesia tercatat mencapai lebih dari 408.000 kasus per tahun
Demikian disampaikan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, saat menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Payudara bagi Remaja Putri di SMAN 1 Toapaya, pada Kamis (27/08) di Gedung Serba Guna SMAN 1 Toapaya.
Kegiatan yang mengusung tema “ Kenali dan Cegah Kanker Payudara pada Remaja Putri Sejak Dini untuk Hidup Sehat di Masa Depan” mendapat antusias luar biasa dari seluruh pelajar yang ada.
Ia juga mengutip data dari YKI Cabang Kabupaten Bintan yang mencatat kasus kanker payudara mencapai 44 persen dari keseluruhan kasus kanker di Bintan.
Menurutnya, upaya pencegahan dan deteksi dini sangat penting dilakukan sejak usia remaja. Hal ini dapat dilakukan melalui penerapan pola hidup sehat, peningkatan pengetahuan, serta mengenali perubahan atau tanda-tanda yang tidak normal pada payudara.
"Melalui kegiatan ini, saya berharap para remaja putri tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan diri, menerapkan perilaku hidup sehat, serta tidak takut untuk melakukan pemeriksaan apabila menemukan kelainan atau perubahan pada payudara," harapnya.
Ia juga mengajak para guru dan seluruh pihak terkait untuk terus mendukung edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan perempuan di lingkungan sekolah.
"Saya mengajak para guru dan seluruh pihak terkait untuk terus mendukung edukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan perempuan di lingkungan sekolah, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, peduli, dan memiliki kesadaran terhadap kesehatan sejak dini," tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama dalam mencegah kanker payudara sejak dini dan membawa perubahan positif bagi kesehatan remaja putri di Kabupaten Bintan. (Angga)
Editor : Ismanto
.jpeg)
KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar