-->

Ads (728x90)

Bupati Iskandarsyah Apresiasi Bea Cukai dan BNN RI Berhasil Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Batang Rokok Ilegal
Bupati Karimun Ing.H.Iskandarsyah saat menghadiri konfersi pers terkait pengggagalan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,57 Juta batang rokok illegal di gudang Bea Cukai Batam, Batam, Jumat (21/8) (Foto : Robert/Peristiwanusantara.com).

By Robert 

KARIMUN, Peristiwanusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea dan Cukai, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) serta seluruh unsur yang terlibat dalam menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,57 Juta batang rokok illegal di perairan Kepulauan Riau (Kepri).

Demikian disampaikan oleh Bupati Karimun Ing.H.Iskandarsyah saat menghadiri konfersi pers terkait pengggagalan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,57 Juta batang rokok illegal yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama BNN RI di gudang Bea Cukai Batam, Batam, Jumat (21/8).

“ Kami sampaikan apresiasi kepada seluruh aparat penegak hukum dan instansi terkait yang telah bekerja secara sinergis dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan rokok illegal,’ katanya.

Menurut Iskandarsyah, pengungkapan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar lembaga, khususnya dalam menjaga wilayah perbatasan Kabupaten Karimun yang memiliki posisi strategis dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Karimun sebagai wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri dalam pengawasan lalu lintas orang maupun barang. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi vertikal, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat.

“Ini bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan dan masa depan generasi kita. Pemerintah Kabupaten Karimun siap mendukung penuh upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran narkotika di wilayah Karimun,” tegasnya.

Pengungkapan 2,6 ton sabu cair tersebut, kata Bupati, menjadi bukti komitmen aparat dalam memperkuat pengawasan jalur laut dan mencegah wilayah perbatasan Indonesia, khususnya Kepulauan Riau dan Kabupaten Karimun, dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan narkotika lintas negara.

“ Pemerintah Kabupaten Karimun berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi dan pertukaran informasi antarinstansi, sehingga potensi penyelundupan narkotika maupun barang ilegal lainnya dapat dicegah sedini mungkin,”  pungkasnya. (Bert)

Editor : Ismanto

Posting Komentar