By Indra Syahputra
BENGKULU, Peristiwanusantara.com - Kesigapan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu kembali terlihat dalam menangani kebakaran. Hanya dalam waktu sekitar lima menit setelah menerima laporan, petugas langsung tiba di lokasi kebakaran Kantor Lurah Sumur Melele, Jalan Arraw RT 06/RW 02, Kelurahan Sumur Melele, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Minggu (30/8/2026) malam.
Laporan kebakaran diterima Damkar Kota Bengkulu melalui layanan Bengkulu Siaga 112 sekitar pukul 21.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Pos 3 dan Pos 4 yang merupakan pos terdekat langsung dikerahkan menuju lokasi, disusul unit dari pos lainnya.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati kobaran api telah membesar dan menghanguskan sekitar setengah bagian bangunan Kantor Lurah Sumur Melele. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena bangunan di sekitar lokasi berdempetan dengan rumah warga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, S.E., M.M, yang memimpin langsung penanganan, kemudian menginstruksikan personel untuk terlebih dahulu melakukan lokalisasi guna mencegah api merambat ke bangunan warga.
“Begitu laporan kami terima, personel dari pos terdekat langsung bergerak. Response time sekitar lima menit. Karena api sudah membesar dan kondisi bangunan di sekitar lokasi cukup berdempetan, prioritas pertama kami adalah melokalisasi rambatan api agar tidak menyebar ke rumah warga,” kata Yuliansyah.
Setelah rambatan api berhasil dikendalikan, petugas kemudian melakukan pemadaman terpusat pada titik-titik api yang masih menyala hingga kobaran api berhasil dipadamkan.
Yuliansyah mengapresiasi kesigapan seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. Menurutnya, koordinasi dan kecepatan bertindak menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran meluas.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama, kecepatan dan kesiapsiagaan personel di lapangan, api berhasil kami atasi sehingga tidak meluas ke rumah-rumah warga. Yang paling utama, seluruh personel selamat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kota Bengkulu mengerahkan 10 pos dan 12 armada, terdiri dari Pos 1 dengan Armada Ziegler, Kajama, 010 dan Unit Reinkarnasi; Pos 2 Armada 017; Pos 3 Armada Unit Tangki; Pos 4 Armada 07; Pos 5 Armada 012; Pos 6 Armada 09; Pos 7 Armada 015; Pos 8 Armada 014; Pos 9 bergabung dengan Pos 1; serta Pos Rescue menggunakan Unit Rangers.
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Pj Sekda Medy Pebriansyah juga tampak hadir langsung di TKP memastikan proses evakuasi Kebakaran berjalan lancar hingga situasi dipastikan aman.
Penanganan di lapangan juga mendapat dukungan dari unsur TNI/Polri, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), serta masyarakat sekitar.
Salah seorang warga sekaligus Ketua RW 02 Kelurahan Sumur Melele, Mulyadi, mengatakan dirinya mendapat informasi dari warga bahwa Kantor Lurah Sumur Melele terbakar.
Mulyadi kemudian langsung menuju lokasi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, api pertama kali terlihat dari bagian plafon sebelah kiri bangunan dan dengan cepat membesar.
Warga sempat berinisiatif melakukan upaya pemadaman secara gotong royong. Namun, kobaran api yang semakin besar membuat upaya tersebut tidak mampu mengendalikan api hingga akhirnya petugas Damkar tiba di lokasi.
“Warga langsung panik dan berusaha membantu memadamkan api, tetapi api sudah sangat besar dan sulit dikendalikan. Kami bersyukur petugas Damkar cepat datang sehingga api tidak sampai merambat ke rumah warga,” ungkap Mulyadi.
Petugas terus melakukan proses pemadaman dan pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman sekitar pukul 22.10 WIB. Selanjutnya, seluruh personel dan armada kembali ke Markas Komando.
Kebakaran tersebut menghanguskan Kantor Lurah Sumur Melele yang merupakan aset Pemerintah Kota Bengkulu. Hingga saat ini, nilai kerugian masih dalam pendataan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.
Yuliansyah juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, TNI/Polri dan Redkar yang telah membantu proses penanganan di lapangan.
“Kami dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selalu sigap dan memberikan kepercayaan kepada kami dalam menangani setiap kejadian kebakaran. Jika dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan, tentu akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” pungkasnya.
Damkar Kota Bengkulu mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan Bengkulu Siaga 112.agar petugas dapat bergerak secepat mungkin. Masyarakat juga dapat menghubungi Damkar Kota Bengkulu melalui nomor (0736) 5523003 atau Call Center/WhatsApp 0812-7332-93302. (Indra)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar