-->

Ads (728x90)

                                                        (Foto : Indra /Peristiwanusantara.com)

By Indra Syahputra

BENGKULU, Peristiwanusantara.com – Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan demo akbar yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026. 

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kota Bengkulu, Kamis (20/8/2026).

Dalam rapat tersebut, FABB menetapkan bahwa aksi penyampaian aspirasi akan dilakukan secara serentak di tiga titik berbeda di Kota Bengkulu. Langkah ini dilakukan agar pesan dan tuntutan yang dibawa massa aksi dapat menjangkau lebih luas perhatian publik maupun pemangku kebijakan.

Ketua FABB, Herman Lupti, mengatakan seluruh teknis pelaksanaan aksi telah mulai dimatangkan, termasuk penyusunan tuntutan yang akan dituangkan dalam spanduk besar dan menjadi fokus utama orasi.

"Teknisnya sudah kita matangkan. Orasi akan kita laksanakan di tiga titik sekaligus. Semua sesuai harapan dan tuntutan yang sudah kita tuliskan di spanduk besar," ujar Herman Lupti.

Sementara itu, Koordinator Aksi Dedi Mulyadi menjelaskan pembagian massa dan tugas koordinator lapangan di masing-masing titik aksi telah disusun. Selain itu, FABB juga menyiapkan tim keamanan internal dan tim dokumentasi guna memastikan aksi berjalan tertib dan terkoordinasi.

"Kami ingin aksi ini tertib, damai, dan sampai pesannya. Spanduk besar berisi tuntutan rakyat akan kita bentangkan. Ini bukan anarkis, ini konstitusional," tegas Dedi Mulyadi.

Bawa Tuntutan Aspirasi Masyarakat

Meski belum membeberkan secara rinci seluruh isi tuntutan, FABB menyebut spanduk besar yang akan dibentangkan berisi berbagai aspirasi masyarakat yang selama ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain menyangkut transparansi anggaran, peningkatan pelayanan publik, serta penegakan hukum yang adil dan bebas dari praktik korupsi.

"Isinya tuntutan yang nyata dan dirasakan masyarakat. Nanti pada tanggal 24 Agustus akan kita sampaikan secara terbuka kepada publik," kata Herman Lupti.

Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan Bengkulu yang lebih baik, bersih dari korupsi, serta berpihak kepada kepentingan rakyat.

"Kami anak daerah. Kami cinta Bengkulu. Demo ini bentuk cinta terhadap daerah. Kalau ada yang salah, kita luruskan bersama-sama. Kami ingin Bengkulu bebas dari korupsi agar menjadi lebih baik untuk anak cucu di masa yang akan datang," tambahnya.

Aksi Damai Sesuai Aturan

FABB menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan aksi antara lain pemberitahuan kepada pihak kepolisian, menjaga ketertiban dan keamanan, menghormati hak masyarakat lain, serta berkoordinasi dengan aparat guna menghindari gangguan terhadap aktivitas publik.

Hingga berita ini diturunkan, FABB masih melakukan koordinasi akhir terkait titik kumpul, rute pergerakan massa, serta lokasi pasti pelaksanaan orasi. Seluruh informasi tersebut akan diumumkan setelah rapat final organisasi dalam waktu dekat. (Indra)

Editor : Ismanto

Posting Komentar