-->

Ads (728x90)

Kunker Peringati HAN, Ibu Wapres RI Bersama SERUNI Tinjau Stan Rutan Batam di LPKA Batam
Ibu Wapres RI Bersama SERUNI Tinjau Stan Rutan Batam di LPKA Batam, Jumat (24/7) (Foto : Posman/Peristiwanusantara.com)

By Posman
BATAM, Peristiwanusantara.com
– Dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker), Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI)  bersama Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) meninjau stan  Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam yang memamerkan produk karya Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Batam, pada Jumat (24/7) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Batam.

Selain Rutan Batam, di LPKA Batam ini Warga Binaan Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau memamerkan produk karyanya.

Pamean ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Rutan Batam menampilkan berbagai produk unggulan hasil program pembinaan kemandirian warga binaan. Produk yang dipamerkan merupakan hasil kreativitas dan keterampilan warga binaan yang terus diasah sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat serta membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.

Kehadiran stan Rutan Batam mendapat perhatian khusus dari Ibu Wakil Presiden. Sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil pembinaan yang telah dilaksanakan jajaran Pemasyarakatan, Ibu Wakil Presiden turut membeli salah satu produk karya warga binaan Rutan Batam. 

Momen tersebut menjadi dukungan nyata bagi warga binaan untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas produk, serta menumbuhkan semangat kemandirian.

Ibu Wakil Presiden dan rombongan SERUNI juga menyempatkan diri berdialog secara hangat dengan keluarga Anak Binaan yang hadir di LPKA Batam. Percakapan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap pemenuhan hak anak, pentingnya dukungan keluarga selama proses pembinaan, serta harapan agar setiap anak memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.

Keikutsertaan Rutan Batam dalam pameran ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemasaran hasil karya warga binaan.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan mampu menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. (Man)

Editor : Ismanto 

Posting Komentar