Plt Ketua DPD Perindo Tanjungpinang,Kurnia (kanan) saat menghadiri pertemuan MUA Tanjungpinang di Gedung Dang Merdu, Jalan Serai TCC Dompak, Kota Tanjung Pinang, Selasa (21/7) (Foto : Angga/Peristiwanusantara.com)
By ANggrainas Prasetio
TANJUNG PINANG, Peristiwanusantara.com – Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Kepri, Jadi Rajagukguk telah menunjuk Kurnia sebagai Plt Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kota Tanjungpinang.
Dalam menjalankan amanah sebagai Plt Ketua DPD Partai Perindo Kota Tanjungpinang, Kurnia yang akrab disapa Mira langsung merangkul berbagai elemen masyarakat dengan mengikuti berbagai kegiatan sosial.
Seperti yang dilakukannya pada Selasa (21/7) kemarin, Kurnia langsung mengikuti kegiatan silaturahmi dan arisan bulanan bersama kelompok Andam Rias atau yang lebih dikenal dengan sebutan komunitas Makeup Artist (MUA) Tanjung Pinang, yang digelar di Gedung Dang Merdu, Jalan Serai TCC Dompak, Kota Tanjung Pinang.
Kegiatan ini bukanlah sekadar kumpul-kumpul biasa. Komunitas Andam Rias di Tanjung Pinang memiliki sejarah panjang dalam menyatukan para profesional di bidang kecantikan dan pernikahan.
Saat ditemui sejumlah awak media disela-sela kegiatan, Kurnia mengaku kagum dan bangga terhadap eksistensi serta konsistensi kelompok Andam Rias.
"Memang kegiatan arisan dan pertemuan rutin kelompok Andam Rias ini sudah puluhan tahun berjalan. Semua andam perias atau MUA di Tanjung Pinang bergabung menjadi satu wadah, sehingga sangat nampak kekompakannya," kata Kurnia.
Ia menyebut tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menjaga dan mempererat hubungan silaturahmi agar menjadi lebih dekat lagi antara satu anggota dengan anggota lainnya. Mengingat profesi MUA memiliki peran krusial dalam memutar roda industri kreatif daerah, menjaga sinergi antar perias dinilai sangat penting.
Menariknya, konsep pertemuan dan arisan bulanan kelompok pekerja seni ini dikemas dengan cara yang dinamis dan tidak membosankan.
Kurnia menjelaskan bahwa lokasi acara selalu berubah-ubah setiap bulannya. Penentuan lokasi ini didasarkan pada sistem pencabutan arisan atau kesepakatan bersama pada pertemuan sebelumnya.
"Lokasinya memang sengaja dibuat berubah-ubah setiap kali ada pencabutan arisan,Tujuannya sangat sederhana namun bermakna, yaitu supaya ada penyegaran (refreshment) setiap kali pertemuan. Anggota tidak merasa jenuh dan selalu menantikan momen kebersamaan di suasana yang baru," katanya.
Konsep ini terbukti sangat efektif dalam menjaga tingkat partisipasi aktif dari para perias di Tanjung Pinang.
Kepedulian Kurnia terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan, tidak hanya berhenti pada komunitas MUA saja. Sosok perempuan inspiratif ini rupanya juga sangat aktif dalam berbagai organisasi strategis lainnya, salah satunya adalah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). (Angga)
Editor : Ismanto
.jpeg)
KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar