-->

Ads (728x90)

Usai Upacara Peringatan Hardiknas, Amsakar-Li Claudia Bersama Ribuan Pelajar Tampilkan Tarian Massal Zapin Ngenang
Walikota Amsakar bersama Wakil Walikota Li Claudia bersama ribuan pelajar menampilkan Tarian Massal Zapin Ngenang di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (11/5/2026) (Foto : Ikhsan/Peristiwanusantara.com)

Editor By : Ikhsan
BATAM, Peristiwanusantara.com -
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra ikut berbaur dengan ribuan pelajar SD dan SMP se-Kota Batam menampilkan tarian massal Zapin Ngenang, pada Senin (11/5/2026) di Dataran Engku Putri, Batamcentre.

Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga ikut menari bersama dalam suasana penuh keakraban.

Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan ini, digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Batam. 

Jumlah pelajar SD dan SMP yang mengikuti tarian massal Zapin Ngenang ini sebanyak 5.120 orang. 
Seluruh pelajar mengenakan busana Melayu tampak menari serempak dengan penuh antusias. 

Penampilan tersebut menghadirkan suasana semarak di pusat pemerintahan Kota Batam sekaligus menjadi simbol pelestarian budaya daerah di kalangan generasi muda.

Sebelum kegiatan tari massal dimulai, peringatan Hardiknas diawali dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Amsakar sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan itu, Amsakar membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa.

“Pendidikan adalah proses yang dijalankan dengan ketulusan, kasih sayang, dan pendampingan untuk menumbuhkan potensi terbaik setiap anak bangsa,” ujar Amsakar saat membacakan sambutan menteri.

Ia menegaskan, pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membangun karakter dan peradaban yang kuat. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari ruang-ruang kelas tempat proses belajar berlangsung.

Dalam amanat tersebut juga disinggung kembali pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai konsep pendidikan yang menekankan nilai asah, asih, dan asuh sebagai fondasi utama pendidikan Indonesia. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.

“Jika ingin memajukan bangsa, maka pendidikan harus diperkuat. Dan jika ingin memperbaiki pendidikan, maka pembenahan harus dimulai dari dalam kelas,” lanjutnya.

Amsakar turut menyampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia di Kota Batam terus menunjukkan peningkatan. Hal itu tercermin dari kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam dari 83,32 pada 2024 menjadi 83,80 pada 2025.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pendidikan di Kota Batam, mulai dari guru, tenaga pendidik, orang tua, hingga para siswa,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, Pemerintah Kota Batam melanjutkan program bantuan seragam sekolah gratis bagi murid baru SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. Bantuan tersebut meliputi seragam nasional lengkap beserta atribut dan seragam kurung Melayu sebagai penguatan identitas budaya lokal.

Menutup peringatan Hardiknas 2026, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa.

“Melalui semangat kebersamaan, mari kita wujudkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan membanggakan daerah serta bangsa,” tutupnya. (San)

Editor By : Ikhsan


Posting Komentar