By Anggrainas Prasetio
BINTAN, Peristiwanusantara.com – Saat ini terdapat 18 SPPG yang telah beroperasi di wilayah Kabupaten Bintan, namun baru 7 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Hal tersebut disampaikan Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Bintan, Panca Azdi Goena saat menerima audensi Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Pekanbaru, bersama Satgas MBG, unsur Kecamatan serta Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) mewakili Bupati Bintan di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan, pada Kamis (21/05).
Didampingi sejumlah Kepala OPD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Panca Azdi Goena mengatakan audensi ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan Program MBG sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran prioritas di Kabupaten Bintan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai hal strategis mulai dari kesiapan pelaksanaan program di lapangan, mekanisme distribusi makanan bergizi, pengawasan mutu dan keamanan pangan, kesiapan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga sinergi antar instansi dalam mendukung keberlanjutan program.
“Pada pertemuan tersebut juga membahas progres pembangunan SPPG di wilayah pulau-pulau terpencil, termasuk proses appraisal yang telah dilakukan pada beberapa titik di Kecamatan Mantang dan Teluk Bintan serta progres pembangunan di wilayah Kecamatan Tambelan dan Bintan Pesisir,” kata Panca Azdi Goena usai kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Bintan, lanjutnya, menyambut baik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bintan tentu mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini. Kita berharap melalui koordinasi dan sinergi yang baik, program ini dapat berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah sebagai generasi penerus daerah," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya berbicara tentang
pemenuhan makanan, namun juga menjadi investasi jangka panjang dalam
menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan produktif.
“Karena
itu dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah,
kecamatan, satuan pendidikan serta seluruh unsur terkait agar
pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran," katanya.
Saat
pertemuan, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru,
Syartiwidya menyampaikan bahwa evaluasi dan koordinasi ini menjadi
bagian penting dalam memastikan seluruh pelaksanaan Program MBG berjalan
sesuai standar yang telah ditetapkan.
Ia berharap sinergi dan
koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Bintan terus diperkuat, terutama
dalam pengawasan mutu pelayanan, pemenuhan standar kesehatan dan
percepatan pembangunan SPPG sehingga program ini benar-benar memberikan
manfaat maksimal bagi masyarakat.
“ Melalui audiensi dan evaluasi
ini diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten
Bintan dapat semakin baik, efektif dan memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bintan juga berkomitmen untuk terus mendukung program-program peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Bintan yang sehat dan sejahtera. (Angga)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar