By Anggrainas Prasetio
TANJUNGPINANG, Peristiwanusantara.com – Melalui sinergi bersama Diskominfo Provinsi Kepulauan Riau, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Brigade Nusantara (Brinus) Kepulauan Riau ingin ikut berperan dalam mewujudkan Kepri yang cakap digital, sehat dalam bermedia, serta memiliki ruang informasi yang produktif.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Peranan Wanita DPW Brinus Kepri, Hadiyana Pratitha saat audensi yang diterima oleh Kepala Bidang Komunikasi dan Kehumasan Diskominfo Kepri Trio Andana di Collaboration Room, Kantor Diskominfo Kepri, Gedung B2 Dompak, pada Jumat (22/5/2026).
Dalam audensi tersebut, Hadiyana Pratitha didampingi oleh Ketua DPW Brinus Kepri Stefanus bersama Sekretaris DPW Brinus Kepri Lilis Suryani, Bendahara Ade Winata, serta Kepala Divisi Pendidikan dan Kebudayaan Vialita.
Sedangkan, Trio Andana didampingi oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dwi Anggraeni, Pranata Humas Ahli Muda Sukaesih, Pranata Komputer Ahli Muda A.K. Prambudi, dan Pranata Ahli Pertama Santy.
Selanjutnya, Hadiyana Pratitha mengatakan bahwa program kerja Brinus Kepri berfokus pada empat pilar strategis, yakni literasi dan edukasi informasi, media dan publikasi positif, penguatan kualitas SDM pemuda, serta sinergi dan kemitraan multisektor.
Hadiyana Pratitha juga memaparkan program kemitraan strategis dan program kerja unggulan Humas Informasi Nusantara.
Hadiyana menjelaskan, Brinus hadir sebagai wadah organisasi yang menghimpun dan mengembangkan potensi masyarakat dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, kebangsaan, kepemudaan, hingga pembangunan bangsa dan negara.
Menyikapi akan hal tersebut, Kepala Bidang Komunikasi dan Kehumasan Diskominfo Kepri Trio Andana mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif kolaborasi yang ditawarkan DPW Brinus Kepri, khususnya dalam mendukung penyebaran informasi positif dan penguatan literasi digital masyarakat.
“ Menurut saya keterlibatan organisasi masyarakat dan kepemudaan sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah memperluas jangkauan edukasi digital hingga ke lapisan masyarakat paling bawah,” katanya.
Ia mengatakan bahwa pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan organisasi seperti Brinus menjadi langkah positif dalam membangun masyarakat yang lebih bijak dan cerdas bermedia.
Diskominfo Kepri saat ini terus mendorong terciptanya ruang digital yang aman, sehat, dan produktif melalui berbagai program komunikasi publik serta penguatan diseminasi informasi pembangunan daerah.
“Harapan kami, sinergi ini nantinya dapat melahirkan gerakan bersama dalam melawan hoaks, ujaran kebencian, serta memperkuat optimisme publik terhadap pembangunan daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri Dwi Anggraeni menilai peningkatan literasi digital menjadi salah satu tantangan penting di tengah derasnya arus informasi di era digital saat ini.
Menurutnya, masyarakat perlu dibekali kemampuan memilah informasi yang benar agar tidak mudah terpengaruh berita bohong maupun informasi yang menyesatkan.
“Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memahami, memverifikasi, dan menggunakan informasi secara bertanggung jawab,” ujar Dwi.
Dwi juga mengapresiasi rencana pembentukan relawan informasi hingga tingkat kecamatan yang diinisiasi DPW Brinus Kepri sebagai upaya memperkuat penyebaran informasi yang kredibel di daerah.
Ia berharap program seperti tersebut dapat membantu memperkuat ekosistem informasi daerah yang sehat sekaligus mendukung terciptanya masyarakat digital yang adaptif dan berdaya saing. (Angga)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar