-->

Ads (728x90)

Bupati Cen Sui Lan foto bersama dengan pengurus FKUB Kabupaten Natuna periode 2025–2030 serta Forum Pemuda Lintas Agama periode 2026–2028 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Natuna,  Jumat (22/5/2026) (Foto : Putra/Peristiwanusantara.com).

By Putra Mardiyanto

NATUNA, Peristiwanusantara.com
- Pemerintah Kabupaten Natuna memperkuat komitmen menjaga toleransi dan persatuan di wilayah perbatasan Indonesia dengan mengukuhkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Natuna periode 2025–2030 serta Forum Pemuda Lintas Agama periode 2026–2028, pada Jumat (22/5/2026).

Pengukuhan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Natuna itu dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, organisasi keagamaan, hingga perwakilan masyarakat lintas iman.

Dalam sambutannya, Cen Sui Lan menegaskan bahwa Natuna sebagai daerah perbatasan memiliki posisi strategis, bukan hanya dari sisi geopolitik, tetapi juga dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Ia menilai, tantangan kerukunan saat ini tidak hanya datang dari perbedaan keyakinan, tetapi juga dari derasnya arus informasi dan penyebaran hoaks yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.

“Kerukunan umat beragama harus terus dijaga bersama. FKUB memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan dan menangkal berbagai informasi hoaks yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat,” ujar Cen Sui Lan.

Menurutnya, keberadaan FKUB dan Forum Pemuda Lintas Agama menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial di Natuna yang dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, budaya, dan agama yang beragam.

Ketua FKUB Natuna, Umar Natuna, menyebut pengukuhan kepengurusan baru tersebut menjadi momentum penting setelah lama dinantikan masyarakat dan tokoh lintas agama di daerah itu.

Ia mengatakan, dinamika pembangunan dan pertumbuhan masyarakat Natuna membutuhkan ruang dialog yang mampu menjaga nilai-nilai kebersamaan dan toleransi.

“Setiap agama tentunya mengajarkan nilai-nilai keharmonisan dan kebaikan. Di sinilah peran FKUB untuk menjaga nilai-nilai universal agar kehidupan masyarakat tetap rukun dan damai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Subadi, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat persatuan dan mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat multikultural.

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap, pengukuhan FKUB dan Forum Pemuda Lintas Agama tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu melahirkan gerakan nyata dalam memperkuat toleransi, membangun dialog lintas iman, serta menjaga Natuna tetap kondusif sebagai beranda terdepan Indonesia. (Put)


Editor : Ismanto

Posting Komentar