![]() |
| Pimpinan DPRD Kota Batam hadiri upacara peringatan Harkitnas ke 118 di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Rabu (20/5/2026) (Foto : Ikhsan/Peristiwanusantara.com) |
Editor By : Ikhsan
Advetorial, Peristiwanusantara.com – Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin bersama Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua II Budi Mardiyanto SE MM, menghadiri upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tingkat Kota Batam Tahun 2026, pada Rabu (20/5/2026) di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Batam Center.
Upacara peringatan Harkitnas ini, dipimpin oleh Walikota Amsakar Achmad dan juga dihadiri Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra bersama sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta peserta upacara dari berbagai unsur.
Usai mengikuti Kamaluddin saat ditemui wartawan mengatakan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus ditanamkan dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga persatuan, meningkatkan optimisme, dan mendukung pembangunan daerah demi kemajuan bersama.
“ Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 tahun ini menjadi momentum
untuk memperkuat semangat nasionalisme serta mendorong seluruh elemen
masyarakat agar terus berkontribusi bagi pembangunan Kota Batam dan
bangsa Indonesia,” katanya.
Kamaluddin mengucapkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional kepada seluruh masyarakat Kota Batam.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Harkitnas sebagai semangat kebangkitan untuk terus maju di tengah tantangan geopilitik global yang semakin kompleks.
“Mari kita maknai Harkitnas ini dengan menggelorakan semangat pembangunan agar Kota Batam terus berkembang dan maju. Terutama bagi generasi muda agar terus semangat dan berpikir positif,” tegasnya.
Walikota Amsakar dalam sambutannya menyampaikan pidato Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid yang menegaskan pentingnya menjaga semangat kebangkitan nasional di tengah perubahan dan tantangan era digital.
Peringatan Harkitnas tahun ini mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi
Kedaulatan Negara”, yang menjadi refleksi atas pentingnya melindungi
generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa yang mandiri dan
berdaulat.
Ia menyebut bahwa semangat kebangkitan yang lahir
sejak berdirinya Boedi Oetomo pada 1908 harus terus dijaga dan
disesuaikan dengan perkembangan zaman. Jika dahulu perjuangan bangsa
berfokus pada perebutan kedaulatan wilayah, saat ini tantangan
berkembang ke arah penguatan kedaulatan informasi dan transformasi
digital nasional.
“Tema Harkitnas tahun ini menegaskan bahwa
kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui persatuan, kemandirian,
serta keberanian menjaga generasi penerus dari berbagai ancaman,
termasuk di ruang digital,” kata Amsakar. (san)



KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar