By Robert
KARIMUN, Peristiwanusantara.com – Satu Pleton Dalmas Sat Samapta Polres Karimun bersama puluhan warga berjibaku memadamkan api yang mulai membesar melalap rumah warga.
Cuaca ekstrem dan angin puting beliung membuat api semakin cepat membesar. Untuk mencegah api cepat menyebar PLN terpaksa memadamkan api, akibatnya ratusan warga menggelar aksi damai ke PLTU Sebatak Karimun karena tidak setuju dilakukan pemadaman.
Selain sibuk mengawal warga yang melakukan aksi damai, Sat Samapta Polres Karimun bekerja ekstra bersama warga setempat untuk memadamkan api yang sudah mulai membesar dengan cara manual dan dibantu mobil pemadam kebakaran.
Selain itu, personel Polres Karimun bersama instansi terkait juga sibuk menangani tumpahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Hal di atas merupakan skenario dari Simulasi Terpadu yang digelar Sat Samapta Polres Karimun di PLTU Sebatak Karimun, pada Kamis (21/5/2026).
Kegiatan simulasi tersebut, dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Karimun AKP Binsar Samosir, SH, MH, didampingi AKP Andri Yusri, SH selaku Kabag Ops, dan diikuti gabungan instansi petugas Basarnas, BPBD Karimun, RSBT Karimun serta seluruh karyawan PLTU Karimun
Dari adegan demi adegan pada simulasi tersebut tampak petugas berjibaku melakukan penanganan dengan peralatan yang ada.
Kasat Samapta Polres Karimun AKP Binsar Samosir mengatakan bahwa kegiatan simulasi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat yang dapat terjadi di lingkungan kerja, baik akibat bencana alam maupun situasi gangguan keamanan dan keselamatan.
"Simulasi juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, respons cepat, kemampuan personel serta sinergitas antar instansi terkait dalam penanganan kondisi darurat," kata AKP Binsar Samosir.
Ia menyebut dalam skenario penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (huru hara), disimulasikan adanya kegiatan unjuk rasa (UNRAS) yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang tidak menerima rencana terjadinya pemadaman listrik yang dilaksanakan oleh pihak PLTU Sebatak Karimun.
Menyikapi situasi tersebut, Sat Samapta Polres Karimun menurunkan 1 pleton Dalmas Inti dari Sat Samapta Polres Karimun beserta kelengkapan sarana dan prasarana pengendalian massa untuk melaksanakan kegiatan pengamanan di lokasi.
Ia mengatakan bahwa Personel Sat Samapta Polres Karimun melaksanakan langkah-langkah pengamanan berupa pengaturan posisi personel, pengamanan objek vital, penyampaian imbauan secara humanis, negosiasi dengan perwakilan massa, pengendalian situasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), serta memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib dan tidak mengganggu operasional maupun keselamatan di lingkungan PLTU Sebatak Karimun.
Tujuan simulasi ini, kata dia, untuk menguji kesiapan personel, kemampuan taktis di lapangan, pola koordinasi antarinstansi serta kemampuan respons cepat dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi pada objek vital. (Bert)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar