Bupati Karimun Ing Iskandarsyah memimpin upacara peringatan Hardiknas 2026 di SMA Swasta Cahaya Meral, Sabtu (2/5) (Foto : Robert/Peristiwanusantara.com)
By Robert
By Robert
KARIMUN, Peristiwanusantara.com – Bupati Karimun Ing Iskandarsyah membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Mukti, saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, pada Sabtu (2/5) di SMA Swasta Cahaya Meral.
Dalam amanatnya yang disampaikan Bupati Iskandarsyah, Mendikdasmen RI mengatakan bahwa pendidikan tidak hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter yang berlandaskan ketaqwaan dan tanggung jawab.
"Obsesi kami dalam lima tahun ke depan adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Karimun agar mampu bersaing dengan Batam, Tanjungpinang, dan Bintan," kata Bupati Karimun.
Dalam amanatnya yang disampaikan Bupati Iskandarsyah, Mendikdasmen RI mengatakan bahwa pendidikan tidak hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter yang berlandaskan ketaqwaan dan tanggung jawab.
"Obsesi kami dalam lima tahun ke depan adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Karimun agar mampu bersaing dengan Batam, Tanjungpinang, dan Bintan," kata Bupati Karimun.
Mendikdasmen RI menggaris bawahi tiga pilar utama peningkatan kualitas, yaitu:
1. Kualitas Guru sebagai ujung tombak pengajaran.
2. Sarana dan Prasarana yang memadai.
3. Kualitas Murid yang sehat, cerdas, dan berakhlak.
Bupati Iskandarsyah mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun membuktikan komitmennya dengan mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 27% dari APBD 2026, melampaui mandat undang-undang sebesar 20%.
“ Anggaran tersebut mencakup belanja pegawai (gaji dan tunjangan guru), biaya operasional, hingga pembangunan infrastruktur pendidikan,”
" Tidak Boleh Ada Anak Putus Sekolah Karena Biaya," kata Bupati
Terkait kendala keterbatasan ruang kelas yang menyebabkan beberapa sekolah dasar harus menerapkan sistem tiga shift.
Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mengevaluasi data Dapodik secara transparan guna merancang pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) atau sekolah baru yang proporsional.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karimun juga menyampaikan visi strategis untuk menjadikan sumber daya manusia (SDM) Karimun sebagai investasi masa depan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. (Bert)
" Tidak Boleh Ada Anak Putus Sekolah Karena Biaya," kata Bupati
Terkait kendala keterbatasan ruang kelas yang menyebabkan beberapa sekolah dasar harus menerapkan sistem tiga shift.
Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mengevaluasi data Dapodik secara transparan guna merancang pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) atau sekolah baru yang proporsional.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karimun juga menyampaikan visi strategis untuk menjadikan sumber daya manusia (SDM) Karimun sebagai investasi masa depan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. (Bert)
Editor : Ismanto


KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar