-->

Ads (728x90)

KPK Gelar Exit Meeting Pelaksanaan Bimtek Kabupaten /Kota Percontohan Anti Korupsi di Asahan
Bupati Asahan bersama jajarannya mengikuti Exit Meeting Pelaksanaan Bimtek Kabupaten /Kota Percontohan Anti Korupsi di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Rabu (6/5/2026) (Foto : Janes/Peristiwanusantara.com).

By Janes 

ASAHAN, Peristiwanusantara.com
– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar exit meeting pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) kabupaten /kota percontohan anti korupsi, bertempat di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, pada Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S Sos M Si, Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta undangan lainnya.

Bimtek ini digelar dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.  Tujuan Bimtek ini, untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen perangkat daerah dalam pencegahan korupsi. Kemudian mendorong terwujudnya pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif.  Serta mengevaluasi hasil pelaksanaan Bimtek serta merumuskan tindak lanjut perbaikan ke depan.

Rino Haruno perwakilan dari KPK mengatakan bahwa selama beberapa hari pelaksanaan Bimtek telah dilakukan pembinaan kepada seluruh elemen pemerintah daerah.

Ia menyebut bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan ke berbagai unit pelayanan publik, seperti : RSUD Kabupaten Asahan, Mall Pelayanan Publik dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“ Dari hasil kunjungan kami, perlu dilakukan perbaikan, khususnya pada pelayanan di RSUD Kabupaten Asahan,” katanya.

Ia menekankan bahwa program KPK ini, harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat.
Untuk itu, pihaknya mendorong setiap OPD menetapkan target yang jelas dalam implementasi program.

Rino Haruno mengapresiasi Dinas Pendidikan atas evaluasi pendidikan anti korupsi, serta menyampaikan pentingnya tindak lanjut Survei Penilaian Integritas (SPI) sektor pendidikan.

“ Kami akan menetapkan calon agen perubahan (Paksi) untuk 10 penyuluh anti korupsi,” katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengucapkan terima kasih kepada KPK atas bimbingan dan pendampingan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi pemerintah daerah.

“ Pemerintah Kabupaten Asahan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan public,” katanya.

Bupati mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan aplikasi sebagai pusat pemberitahuan informasi kepada masyarakat, serta berkomitmen melakukan pembenahan terhadap kekurangan yang ada. 

“ Pelayanan yang transparan dan responsive sangat penting dilakukan,” katanya.

Ia menyebut bahwa kegiatan exit meeting ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperkuat komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. 

“ Saya berharap seluruh perangkat daerah dapat menindaklanjuti hasil Bimtek secara konsisten guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (Jan)

Editor : Ismanto.

Posting Komentar