-->

Ads (728x90)

Bupati Asahan Hadiri Pengajian Akbar di Rawang Panca Arga yang Digelar Dalam Rangka Milad Aisyiyah ke-109
Bupati Asahan Taufik  Zainal Abidin menyampaikan sambutannya saat menghadiri pengajian Akbar di Masjid Taqwa, Desa Rawang Lama Dusun VIII, .Minggu (3/5) (Foto : Janes/Peristiwanusantara.com)


By Janes 
ASAHAN, Peristiwanusantara.com – Dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-109, Kecamatan Rawang Panca Arga menggelar pengajian Akbar, pada Minggu (3/5) di Masjid Taqwa, Desa Rawang Lama Dusun VIII.

Kegiatan pengajian Akba tersebut, dihadiri oleh Bupati Asahan Taufik  Zainal Abidin S.Sos. MSi, Anggota DPRD Provinsi Sumut Fraksi PAN, Ir. H. Yabdi Khoir Harahap, M.BA, Ketua PDM Asahan beserta rombongan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan dan Staf Ahli beserta rombongan, pengurus Aisyiyah, Ketua PDA Asahan beserta rombongan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan beserta rombongan, Camat Rawang Panca Arga.

Hadir juga, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara, Arika Br Perangin-angin, S.Ag, Ketua TP PKK Kecamatan Rawang Panca Arga, Kepala Desa se-Kecamatan Rawang Panca Arga, Ketua MUI, Ketua IMTAQ, serta pimpinan ormas Islam se-Kecamatan Rawang Panca Arga, Panitia penyelenggara pengajian tabligh akbar, Alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat Milad ke-109 kepada seluruh keluarga besar Aisyiyah. Ia menegaskan bahwa usia 109 tahun merupakan simbol kematangan, pengabdian, dan pembuktian nyata dalam membangun peradaban.

Selama lebih dari satu abad, Aisyiyah telah menjadi pelita peradaban melalui peran aktif dalam pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. 

Tema Milad tahun ini, “Memperkokoh Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”

Menurut Bupati Asahan tema tersebut sangat relevan dengan kondisi umat saat ini.

Bupati menekankan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah, tetapi harus hadir dalam aksi nyata di tengah masyarakat, seperti di bidang kesehatan, pendidikan, hingga penanganan bencana.

“ Hal ini telah lama diteladankan oleh Aisyiyah sejak berdiri pada tahun 1917,” katanya.

Di Kabupaten Asahan, kata Bupati, kontribusi Aisyiyah terlihat melalui keberadaan TK Aisyiyah Bustanul Athfal, rumah sakit, serta berbagai layanan sosial lainnya yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Bupati Asahan mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk menerapkan beberapa hal yakni :

  • Memperkokoh akidah dan memperluas peran kemanusiaan
  • Menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pedoman hidup
  • Mengedepankan dakwah bil hal (dakwah melalui tindakan nyata)
  • Menanamkan nilai perdamaian dalam keluarga
  • Meningkatkan literasi digital agar terhindar dari hoaks dan fitnah
  • Bersinergi dengan pemerintah dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, stunting, serta pemberdayaan UMKM perempuan.

Dipenghujung sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peran perempuan, khususnya kader Aisyiyah, sangat strategis dalam menyelesaikan persoalan umat. (Jan)

Edotor : Ismanto



Posting Komentar