-->

Ads (728x90)

Rusia dan China Veto Resolusi DK PBB Soal Selat Hormuz
Ilustrasi kapal tertahan tak bisa lewati Selat Hormuz (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)


Editor By : Ikhsan

New York, Peristiwanusantara.com -
Rusia dan China memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Selat itu ditutup Iran usai Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan ke wilayahnya.

Dilansir Associated Press, Al-Jazeera dan situs resmi PBB, Selasa (7/4/2026), pemungutan suara itu menghasilkan 11 suara mendukung, dua menentang, dan dua abstain.

Pemungutan suara DK PBB berlangsung hanya beberapa jam sebelum batas waktu pukul 8 malam waktu Timur yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk membuka jalur air strategis tersebut atau menghadapi serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatannya. Seperlima dari minyak dunia biasanya melewati selat tersebut, dan cengkeraman Iran selama perang telah menyebabkan harga energi melonjak.

Rancangan resolusi tersebut diprakarsai oleh Bahrain dan anggota Dewan Kerja Sama Teluk, termasuk Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, bersama dengan Yordania. Mereka berupaya mengatasi ancaman terhadap keamanan maritim dan kebebasan navigasi di jalur perairan strategis tersebut.

Selat Hormuz awalnya terbuka bagi pelayaran. Selat itu ditutup gara-gara AS dan Israel menyerang Iran.

Trump meminta bantuan negara-negara lain untuk membuka selat tersebut, namun ditolak. Trump juga mengancam akan menghancurkan Iran jika tak membuka selat tersebut.

Iran bersikeras tetap menutup selat tersebut. Iran mengatakan Selat Hormuz akan dibuka jika ada ganti rugi terhadap kerusakan di dalam negerinya akibat perang yang dimulai AS dan Israel sejak 28 Februari 2026.


Sumber : detik.com 


Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar