![]() |
| Bupati Cen Sui Lan (tengah) saat menerima kunjungan kerja Staf Khusus Menteri PPN di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Senin (6/4) (Foto : Putra/Peristiwanusantara.com). |
By Putra Mardiyanto
NATUNA, Peristiwanusantara.com – Staf Khusus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sukmo Harsono melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Natuna.
Kedatangan Sukmo Harsono disambut hangat oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan bersama jajarannya di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Senin (6/4).
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Natuna, Boy Wijanarko, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan beberapa staf dari Kementerian PPN/Bappenas.
Dalam pertemuan itu, Bupati Cen Sui Lan mengatakan pihaknya berharap Pemerintah Pusat dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Natuna.
Ia mengucapkan terima kasih atas kunjungan Sukmo Harsono ke Natuna, yang merupakan daerah terluar dan wilayah yang berada di ujung barat NKRI.
Bupati berharap kehadiran pemerintah pusat membawa harapan baru sekaligus solusi bagi berbagai keterbatasan yang dihadapi daerah.
“Natuna ini daerah terluar, tentu kami memiliki banyak keterbatasan. Kami tidak bisa berdiri sendiri, perlu intervensi dari pusat, termasuk Bappenas sebagai penghubung bagi kami,” katanya.
Sebelumnya, lanjut Bupati, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Bappenas, termasuk menyampaikan kondisi Natuna yang membutuhkan perhatian dari Bappenas.
Menyikapi akan hal tersebut, Staf Khusus Menteri Bappenas, Sukmo Harsono mengatakan, bahwa Natuna mendapat perhatian khusus dari Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy dan meminta dirinya untuk menyampaikan sejumlah pesan terkait arah pembangunan Natuna ke depan, salah satu fokus utama adalah pengembangan geopark.
Ia menegaskan bahwa pengakuan geopark tidak boleh berhenti pada sertifikat semata, namun harus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat, khususnya melalui sektor pariwisata.
Menurutnya geopark harus mampu mengangkat Natuna, baik dari sisi ekonomi maupun pariwisata. Perlu didorong hingga berstandar internasional, termasuk pengembangan desa wisata dan desa budaya.
Walau demikian, ia mengakui masih adanya tantangan, seperti keterbatasan akses transportasi udara dan jarak tempuh yang cukup jauh, sehingga diperlukan perencanaan matang dan skala prioritas dalam pengembangan sektor pariwisata.
Lebih lanjut, Sukmo menekankan bahwa program pembangunan daerah harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Ia menyebutkan beberapa sektor prioritas nasional yang dapat diusulkan oleh daerah, seperti ketahanan pangan, energi, dan pembangunan infrastruktur.
“Pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan mencapai 8 persen, dan setiap kabupaten/kota harus berkontribusi. Natuna menjadi bagian penting dari target tersebut,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah lebih selektif dalam mengusulkan program pembangunan, dengan menyesuaikan pada prioritas nasional agar dapat memperoleh dukungan dan persetujuan dari pemerintah pusat.
Selain itu, Direktur di lingkungan Kementerian PPN/Bappenas, Togu Pardede, turut memaparkan berbagai strategi pembangunan daerah, khususnya terkait sektor energi dan penguatan ekonomi wilayah. (Put)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar