-->

Ads (728x90)

Cegah Barang Ilegal Masuk dari Luar, Lapas Batam Akan Mempertinggi Tembok Pembatas
Kalapas Batam Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto saat menggelar konfersi pers di Lapas Batam, Rabu (1/4) (Foto : Posman/Peristiwanusantara.com).


By Posman

BATAM, Peristiwanusantara.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto mengatakan pihaknya telah mengajukan ke pusat agar tembok pembatas Lapas Batam dipertinggi atau dipasang kawat jaring di atas tembok pembatas.

Hal tersebut disampaikan Kalapas Batam Yosafat Rizanto saat menggelar acara halal bi halal dengan puluhan awak media di Lapas Batam, Rabu (1/4).

Didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Andre Silalahi dan pejabat teras Lapas Batam, lebih lanjut Yosafat mengatakan penambahan tinggi tembok pembatas itu perlu dilakukan lantaran jalan umum di samping kiri Lapas Batam cukup inggi, sehingga seseorang gampang memasukkan barang dengan cara melemparnya dari jalan tersebut.

“ Beberapa hari yang lalu, pada Jumat (27/3) sekira pukul 09 45 WIB, petugas kita menemukan bungkusan di area branggang Blok D, setelah diperiksa bungkusan itu berisi empat paket sabu, gembok kecil dan jam tangan,” kata Yosafat.


Agar hal yang serupa, tidak terjadi ke depannya tembok pembatas itu harus ditambah tingginya atau ditambah kawat jarring sehingga orang dari luar tidak dapat memasukkan barang ke dalam Lapas Batam.

Yosafat menyebutkan bahwa pihaknya komitmen untuk mencegah barang-barang terlarang masuk ke dalam Lapas Batam, dengan melakukan pengawasan yang ketat.

“ Setiap tamu yang masuk kita periksa dengan ketat, termaksuk makanan yang diantar untuk warga binaan pemasyarakat (WBP),” katanya.

Walau jumlah pegawai sangat terbatas, lanjutnya, pihaknya selalu berupaya agar WBP dapat nyaman.

Ia juga menyebut Lapas Batam bersama TNI,Polri kerap melakukan razia di setiap kamar WBP. Hal ini dilakukan agar barang-barang yang dilarang tidak masuk ke dalam Lapas Batam. (Man)


Editor : Ismanto  

Posting Komentar