-->

Ads (728x90)

Jika Kunjungan Wisman Menurun, Tarif  Pas Penumpang untuk WNA di Pelabuhan Internasional Karimun Akan Dievaluasi
General Manager PT Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama (Foto : Robert/Peristiwanusantara.com)

By Robert

KARIMUN, Peristiwanusantara.com
–  Tarif pas penumpang di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun untuk warga negara asing (WNA), sejak tanggal 10 Februari 2026 lalu, telah ditetapkan sebesar Rp 125 ribu,-  

Jika kebijakan tersebut berdampak pada penurunan angka kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman), maka PT Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun akan mengevaluasinya.  

Menurut General Manager PT Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama kenaikan tarif  pas penumpang tersebut lantaran tarif lama sudah tidak relevan dengan kebutuhan pelayanan saat ini.

Penyesuaian besaran tarif tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan koordinasi dan atas petunjuk Bupati Karimun Ing H. Iskandarsyah, selain itu besaran tarif tersebut sudah mempertimbangkan kemampuan pasar serta perbandingan dengan tarif  pas di pelabuhan lain.

“ Tarif pas penumpang yang telah kami tetapkan saat ini, sudah tergolong kompetitif  jika dibandingkan dengan daerah lain, seperti di pelabuhan Internasional Selat Panjang tarif pas penumpangnya sebesar Rp150 ribu,-  Kemudian Kota Tanjung Pinang sebesar Rp 100 ribu,- Lalu pelabuhan luar negeri seperti di Johor tarif pas penumpangnya sebesar RM 32 dan Kukup RM 50,” kata Joni saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (18/2/2026).

Jika dibandingkan dengan kebutuhan pelayanan saat ini, tarif  pas penumpang sebesar Rp 125 ribu sebenarnya masih di bawah tarif  yang diajukan pihaknya ke Bupati Karimun yakni sebesar Rp 150 ribu. 

“ Tetapi Bupati Karimun mengarahkannya agar tarif pas penumpang untuk warga Negara asing diterapkan sebesar Rp 125 ribu,” katanya.
 
Tarif pas penumpang  tersebut, kata dia, hanya berlaku untuk WNA saja dan tidak berlaku untuk WNI. Kemudian tarif pas penumpang di terminal domestik tetap tidak ada kenaikan. 

“ Hal tersebut dilakukan supaya tidak berdampak kepada masyarakat Karimun,” katanya.

Dengan dinaikkannya tarif pas penumpang tersebut, Pelindo akan melakukan pembangunan dan peningkatan mutu pelayanan serta mempercantik terminal penumpang bernuansa Melayu. Ini dilakukan agar sesuai dengan standar bandara.

Kemudian membenahi fasilitas penunjang lainnya seperti air minum panas dan dingin yang disediakan dengan gratis. 

“ Kami akan memprioritaskan perbaikan koridor, toilet, hingga rencana penambahan ponton guna mengantisipasi lonjakan penumpang,” katanya.

Ia juga membeberkan bahwa penyesuaian tarif tersebut, juga untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karimun tanpa membebani warga lokal.  (Bert)

Editor : Ismanto

Posting Komentar