-->

Ads (728x90)

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai memperkuat sinergi dengan perusahaan peserta melalui program Manajemen Hubungan Pelanggan (Customer Relationship Management). Institusi tersebut melakukan kunjungan strategis ke Yayasan Perguruan Katolik Santo Yoseph di Kota Binjai, Kamis (05/02/2026)

Oleh: Ismanto Panjaitan

Biunjai, PERISTIWA NUSANTARA - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai memperkuat sinergi dengan perusahaan peserta melalui program Manajemen Hubungan Pelanggan (Customer Relationship Management). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui fasilitas kepemilikan rumah dan kemudahan layanan digital. Institusi tersebut melakukan kunjungan strategis ke Yayasan Perguruan Katolik Santo Yoseph di Kota Binjai, Kamis (05/02/2026). Kepala Kantor Cabang Binjai, Syarifah Wan Fatimah, memimpin langsung agenda silaturahmi tersebut.

Syarifah mendorong seluruh karyawan untuk aktif memanfaatkan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dalam keseharian mereka. Aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan pengecekan saldo rutin dan pemutakhiran data secara mandiri. "Gunakan JMO secara aktif sebagai media informasi karena dengannya dapat mengurus data dan klaim dari mana dan kapan saja tanpa harus datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya. JMO juga menyediakan fitur simulasi saldo serta pelacakan klaim Jaminan Hari Tua.

Melalui platform digital tersebut, peserta juga dapat mengakses Manfaat Layanan Tambahan (MLT) untuk kebutuhan perumahan. Program ini mencakup pinjaman uang muka perumahan dengan nilai maksimal seratus lima puluh juta rupiah. Selain itu, tersedia pula Kredit Kepemilikan Rumah dengan plafon hingga lima ratus juta rupiah. "Melalui aplikasi JMO, peserta juga dapat memilih fasilitas perumahan yang diinginkan atau yang disebut dengan program Manfaat Layanan Tambahan,” jelas Syarifah.

Fasilitas perumahan ini dikhususkan bagi peserta yang telah terdaftar minimal selama satu tahun. Syarat lainnya adalah perusahaan tempat bekerja harus tertib secara administrasi serta rutin membayar iuran. Program ini menjadi solusi bagi pekerja yang belum memiliki rumah tinggal pertama. BPJS Ketenagakerjaan juga menawarkan pinjaman renovasi rumah dengan nilai maksimal dua ratus juta rupiah.

Selain fasilitas internal, BPJS Ketenagakerjaan memperkenalkan inisiatif sosial bertajuk program SERTAKAN kepada para pengajar. Program ini mengajak pekerja formal untuk mendaftarkan pekerja informal di lingkungan rumah tangga mereka. Contohnya meliputi asisten rumah tangga, sopir pribadi, tenaga keamanan, hingga petugas kebersihan lingkungan. ”Melalui Program SERTAKAN kami mengimbau perusahaan dan pekerja formal untuk segera mendaftarkan pekerja di sekitarnya," ucap Syarifah.

Pendaftaran pekerja informal kini jauh lebih praktis karena dapat dilakukan secara langsung melalui gawai. Upaya ini merupakan komitmen lembaga untuk memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat pekerja. Syarifah berharap seluruh peserta di wilayah Binjai dapat mengoptimalkan semua fitur yang tersedia di aplikasi. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan finansial para pekerja secara berkelanjutan.

Posting Komentar