-->

Ads (728x90)

Sekdakab Natuna Boy Wijanarko (8 dari kanan) bersama  Ketua DPRD Natuna dan unsur Forkopimda saat acara HPN Tahun 2026 di Ballroom Gajah Mina Hotel Jelita Sejuba, Senin (9/2/2026) (Foto : Ist/Peristiwanusantara.com). 

By Putra Mardiyanto

NATUNA, Peristiwanusantara.com
- Insan pers di Kabupaten Natuna menggelar Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 dengan penuh khidmat di Ballroom Gajah Mina Hotel Jelita Sejuba, Senin (9/2/2026). 

Kegiatan ini menjadi momentum penting penguatan peran pers di wilayah perbatasan sebagai penjaga arus informasi dan kedaulatan bangsa.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Natuna Boy Wijanarko, Ketua DPRD Natuna, unsur Forkopimda, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna, serta berbagai tamu undangan dari instansi pemerintahan, TNI-Polri, dan pemangku kepentingan lainnya.

Pada peringatan HPN tahun ini, pers Natuna mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, yang menegaskan pentingnya pers yang profesional dan berintegritas dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Sebagai rangkaian pra-acara, Panitia HPN Kabupaten Natuna bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Bunguran Timur menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh wartawan Natuna. 

Selain itu, sehari sebelumnya, panitia bersama insan pers juga melaksanakan kegiatan bakti sosial di Penagi, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, sebagai wujud kepedulian sosial pers terhadap masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan tari persembahan dan doa, kemudian dilanjutkan dengan suasana kebersamaan yang hangat. Insan pers dari berbagai media tampak berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai dunia jurnalistik dan tantangan media di era digital, mencerminkan semangat persatuan dalam satu wadah profesi.

Ketua Panitia HPN Kabupaten Natuna, Muhammad Rapi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa media di wilayah perbatasan memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara daerah dan pusat.

“Momentum Hari Pers Nasional ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat agar pembangunan berjalan secara terbuka dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah terus memberi ruang dan dukungan terhadap insan pers, khususnya di wilayah perbatasan.

“Di Natuna, pers bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga penjaga kedaulatan informasi serta representasi suara masyarakat perbatasan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko mengapresiasi dedikasi insan pers yang selama ini berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang positif, objektif, dan konstruktif.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar sekaligus membangun citra positif daerah, khususnya Natuna sebagai beranda terdepan NKRI,” kata Boy.

Ia menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, keakuratan dan integritas pemberitaan menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pemerintah daerah, lanjutnya, sangat terbantu oleh peran pers yang menyajikan informasi secara berimbang.

“Natuna merupakan daerah terluar Indonesia. Kita membutuhkan pers yang kuat agar informasi dari wilayah perbatasan dapat tersampaikan secara objektif hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Boy Wijanarko juga menambahkan bahwa selama 26 tahun perjalanan Kabupaten Natuna, peran media tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan daerah.

“Informasi yang utuh dan membangun dari insan pers mampu menarik perhatian publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tidak ada jarak antara pemerintah dan pers. Dengan pers yang kuat, Natuna akan semakin dikenal dan berkembang,” tutupnya. (Put)

Editor : Ismanto

Posting Komentar