By Robert
KARIMUN, Peristiwanusantara.com – PDAM Tirta Mulia Karimun saat ini harus banyak melakukan ikhtiar untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat.
Direktur PDAM Tirta Mulia Karimun, harus dapat meningkatkan cakupan layanannya, sehingga PDAM nantinya bisa memberikan deviden sebagai pendapatan asli daerah (PAD).
Demikian disampaikan Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah saat melantik Ferry Kurniawan sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Mulia Karimun periode 2026-2031, pada Senin (9/2) di Ruang Rapat Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun.
“Pelantikan ini tentu memiliki makna yang penting sebab PDAM Tirta Mulia Karimun saat ini harus banyak melakukan ikhtiar untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati Iskandarsyah berharap Ferry Kurniawan selaku direktur PDAM Tirta Mulia Karimun, harus dapat meningkatkan cakupan layanannya, sehingga PDAM ke depannya dapat memberikan deviden sebagai pendapatan asli daerah (PAD).
Ia tidak menampik jika PDAM Tirta Mulia Karimun diberikan ruang soal skema pendanaan untuk melakukan kerjasama dengan pihak manapun dengan menggandeng pihak swasta atau menjemput dana pusat melalui Baperlitbang untuk melakukan kajian Detail Engineering Design (DED).
"Kerjasama dengan pihak lain, silakan yang penting dapat memperbaiki PDAM dan berkontribusi dengan pendapatan asli daerah,” katanya.
Ia berharap seluruh yang dilakukan harus untuk mengoptimalkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Namun tetap dalam koridor aturan tertentu dan tidak boleh menyalahi aturan.
Ia juga memberikan ucapan selamat sekaligus menekankan pentingnya integritas dalam mengemban amanah.
"Laksanakan tugas dengan amanah, jujur, dan cermat. Saya minta Direktur yang baru segera merangkul seluruh elemen internal perusahaan untuk menyelesaikan antrian penyambungan baru yang masih cukup panjang,” tegasnya.
Selain integritas, Bupati Karimun mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera diselesaikan, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Karimun.
Salah satu fokus utama yang ditekankan Bupati adalah revitalisasi infrastruktur, mengingat banyak pipa penyaluran yang sudah berumur lebih dari 30 tahun.
“Tentu PDAM Tirta Mulia Karimun ini dipundak direktur yang sekarang, masyarakat mengantungkan banyak harapan terutama terkait pelayanan kebutuhan utama akan air minum, “ katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada direktur lama yang kini berpindah tugas menjadi dewan pengawas. Ia berharap adanya sinergi yang kuat antara jajaran direksi baru dan pengawas guna memajukan BUMD tersebut.
Ferry Kurniawan dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karimun Nomor : 219 tahun 2026 tentang pengangkatan direktur perusahaan umum daerah.
Pelantikannya, disaksikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos, Ketua DPRD Karimun, Raja Rafiza, Sekda Karimun Junaidi dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Karimun.
Ferry Kurniawan merupakan direktur yang dipilih atas hasil Pansel terbuka yang diselenggarakan beberapa bulan lalu. Dalam prosesnya, ada lima nama yang ikut seleksi yakni Muhammad Zein, Ferry Kurniawan, Desramdani dan juga Heri Gusrianto.
Usai dilantik, Ferry Kurniawan saat ditemui wartawan mengatakan hari ini ia akan langsung bekerja. Berkoordinasi dengan seluruh jajaran manajemen untuk menindaklanjuti berbagai pekerjaan yang belum selesai yang ada di perusahaan yang ia pimpin.
“ Saya tidak bisa bekerja sendiri, untuk itu saya akan menggandeng semua pihak untuk merealisasikan sejumlah target,” ujarnya.
Ia menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan performa perusahaan, selain aspek pelayanan publik, dirinya juga fokus pada kontribusi perusahaan terhadap daerah.
“Pelayanan yang sudah berjalan sebelumnya sudah bagus, namun akan terus kami tingkatkan. Kami dituntut tidak hanya memberikan pelayanan prima, tetapi juga bagaimana mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Ferry.
Sebagai langkah awal, Ferry berencana melakukan pembenahan di sektor internal guna memastikan seluruh karyawan bekerja sesuai standar yang ditetapkan oleh Bupati selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).
"Saya tidak bisa bekerja sendiri, nantinya kami akan melakukan diskusi bagaiamana langkah ke depan dan akan membenahi internal terlebih dahulu ," tandasnya .
"Kinerja karyawan harus dipacu agar selaras dengan instruksi pimpinan dan target besar perusahaan ke depan. Kami akan bekerja dengan tidak lepas dari arahan Pak Bupati,”tutupnya mengakhiri. (Bert)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar