By Indra Syahputra
BENGKULU, Peristiwanusantara.com – Akselerasi pembangunan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan hasil positif. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Bengkulu mencatat progres pekerjaan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan nasional telah mencapai 93 persen dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing.
Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kualitas akses transportasi masyarakat.
Salah satu pekerjaan strategis berada pada ruas jalan menuju Desa Selubuk, Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara. Proyek tersebut mencakup sejumlah pekerjaan utama, mulai dari pelebaran badan jalan, penguatan struktur perkerasan, hingga penataan berbagai fasilitas pendukung jalan.
Perubahan kondisi jalan terlihat cukup signifikan. Ruas yang sebelumnya relatif sempit dan mengalami kerusakan kini menjadi lebih lebar, rata, serta memiliki struktur yang lebih kokoh. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus kendaraan, termasuk kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan logistik masyarakat.
Pelaksanaan proyek ini juga mendapatkan pendampingan hukum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Bengkulu, sebagai bagian dari upaya memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala BPJN Wilayah I Bengkulu, Tendi Hardianto,S.T,M.T mengatakan pihaknya terus mendorong percepatan pekerjaan di lapangan agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.
“Kami terus mendorong percepatan di lapangan agar infrastruktur ini dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Dengan progres yang sudah menyentuh 93 persen, saat ini fokus kami adalah penyempurnaan akhir sebelum dilakukan serah terima proyek,” kata Tendi, Selasa (8/9) (Foto
Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh pekerjaan telah memenuhi standar teknis sebelum nantinya diserahterimakan dan dimanfaatkan secara optimal.
Dampak pembangunan tersebut pun mulai dirasakan masyarakat. Jalan yang semakin representatif dinilai dapat memperpendek waktu tempuh, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Kelancaran akses transportasi juga diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil bumi dari wilayah pedesaan menuju pusat perdagangan, sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
“Kami sangat bersyukur atas realisasi pembangunan ini. Jalan yang prima membuat aktivitas warga menjadi lebih aman, nyaman, dan cepat,” ungkap salah seorang warga.
Dengan progres yang telah mencapai 93 persen, pembangunan ruas jalan tersebut kini tinggal menyelesaikan sejumlah pekerjaan akhir sebelum memasuki tahapan serah terima. Pemerintah berharap keberadaan infrastruktur yang semakin baik dapat menjadi pengungkit konektivitas sekaligus pertumbuhan ekonomi di wilayah Bengkulu Utara. (Indra)
Editor : Ismanto
.jpeg)
KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar